Berita Bangka Barat
Pjs Bupati Babar Tanam Bibit Pohon Cempedak hingga Durian di Lahan Eks Tambang Depan Kantor BKPSDMD
Hendriwan mengatakan penanaman pohon tersebut merupakan upaya pemerintah sebagai fasilitator untuk pemanfaatan lahan eks tambang timah.
Penulis: Riki Pratama | Editor: Hendra
BANGKAPOS.COM,BANGKA - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melakukan gerakan penanaman pohon dalam rangka reboisasi dan rehabilitasi lahan eks tambang yang berada di depan kantor BKPSDMD Bangka Barat, Kamis (17/10/2024).
Penanaman pohon dipimpin langsung oleh Pjs Bupati Bangka Barat, Hendriwan diikuti oleh Forkopimda serta OPD di Kabupaten Bangka Barat.
Hendriwan mengatakan penanaman pohon tersebut merupakan upaya pemerintah sebagai fasilitator untuk pemanfaatan lahan eks tambang timah.
Menurutnya, kegiatan ini perlu dilakukan pemerintah daerah untuk mendorong terlaksananya reboisasi dan rehabilitasi secara maksimal.
Hendriwan, terlihat ikut menanam bibit pohon bersama dengan unsur Forkopimda di Bangka Barat dengan jumlah 200 bibit pohon, terdiri dari bibit pohon cempedak dan rambutan.
Ia berada di barisan paling depan, memasukan bibit pohon ke dalam lubang tanah yang telah disiapkan, pada Kamis (17/10/2024) pagi di lahan eks tambang depan kantor BKPSDMD Bangka Barat.
"Tenti kita berharap kegiatan ini berjalan secara terus menerus. Kondisi saat ini menjadi tantangan kita dalam memperbaiki lingkungan," kata Pjs Bupati Bangka Barat, Hendriwan di lokasi penanaman, Kamis (17/10/2024).
Ia menambahkan, pemerintah daerah tidak bergerak sendiri dalam melakukan reboisasi lingkungan. Tetapi, bergerak bersama-sama Stakeholder/Forkopimda dalam mengambil langkah strategis dan pembentukan kebijakan yang komprehensif.
"Kita berharap dengan adanya ikatan koordinasi dan kepedulian bersama ini mampu mengembalikan potensi daerah sehingga sumber daya alam dapat kembali dipergunakan dengan semestinya," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Hendriwan juga menyinggung terkait pendapatan negara yang tak didapat apabila aktivitas tambang timah dilakukan secara ilegal.
"Artinya kalau ini tidak beriizin pendapatan negara setoran pajak tidak akan optimal karena ilegal. Maka harus paham itu, apabila ilegal orang bayar pajak juga takut, ini menjadi tantangan kedepan. Kondisi seperti inilah dinamika di daerah apabila melaksanakan kegiatan menambang," ujarnya.
Ia mengharapkan, kegiatan pasca tambang yang dilakukan pemerintah menjadi langkah awal dalam memperdayakan lingkungan.
"Kita berharap dengan adanya ikatan koordinasi dan kepedulian bersama ini mampu mengembalikan potensi daerah sehingga sumber daya alam dapat kembali dipergunakan dengan semestinya. Salah satu langkah strategis tersebut adalah reboisasi dan rehabilitasi," terangnya.
Senada disampaikan Kapolres Bangka Barat, AKBP Ade Zamrah, mengayakan sasaran penanaman pohan dilakukan di lokasi yang merupakan lahan eks tambang atau lahan yang tidak produktif lagi.
"Ini yang kita ingin hijaukan kembali sebanyak 200 pohon, hari kni secara simbolis, ada pohon durian, cempedak, dan rambutan," katanya.
| Menang Praperadilan, Kapolres Babar Tegaskan Penanganan Perkara Penyelundupan Timah Sesuai Prosedur |
|
|---|
| Hakim PN Mentok Tolak Praperadilan Kasus Penyelundupan Timah Antar Negara Indonesia-Malaysia |
|
|---|
| Lapangan Kerja Terbatas, 5.000 Lebih Warga Kabupaten Bangka Barat Menganggur |
|
|---|
| Hewan Kurban di Bangka Barat Sudah Divaksin PMK, Capaian Vaksinasi Capai 100 Persen |
|
|---|
| Kebutuhan Hewan Kurban di Bangka Barat Diprediksi Naik hingga 10 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/PJs-Bupati-Bangka-Barat-menanam-pohon.jpg)