Minggu, 3 Mei 2026

Pilkada Bangka Tengah 2024

Kampanye Cabup Bateng Nomor Urut 2, Adet Tawarkan Solusi Berobat Gratis hingga Perbaiki Jalan Rusak

Adet menyampaikan visi misi serta program-program yang akan dijalankan bila terpilih menjadi Bupati Bangka ke depannya.

Tayang:
Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Hendra
(Bangkapos/Arya Bima Mahendra)
Calon Bupati Bangka Tengah nomor urut 2, Adet Mastur (tengah) saat kampanye menemui masyarakat di Desa Terak, Kecamatan Simpang Katis, Bangka Tengah, Kamis (17/10/2024) malam. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Calon Bupati Bangka Tengah nomor urut 2, Adet Mastur melakukan kampanye di Desa Terak, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (17/10/2024) malam.

Dalam kampanye yang dilakukannya, Adet lebih banyak melakukan diskusi dan tanya jawab terkait dengan keluhan yang dirasakan oleh masyarakat.

Bertempat di halaman rumah salah seorang warga, Adet menyampaikan visi misi serta program-program yang akan dijalankan bila terpilih menjadi Bupati Bangka ke depannya.

Mulai dari perihal kesehatan, infrastruktur, pendidikan, wisata, budaya, hingga pemuda dan olahraga dia paparkan.

Usai pemaparan, dirinya mendapat sejumlah tanggapan dari beberapa orang warga. Salah satunya yang disampaikan oleh Arpan.

Arpan menyampaikan permohonannya tentang BPJS Kesehatan miliknya yang sudah tidak aktif lagi.

“Bisa enggak pak BPJS yang enggak aktif, yang enggak dibayar lagi itu dibuat gratis atau dilunasin semuanya. Itu saja permintaanku pak,” sebut Arpan kepada Adet.

Pertanyaan seputar kesehatan juga turut disampaikan oleh Kokok, warga Desa Terak lainnya. 

Dia mengeluhkan tentang pelayanan di rumah sakit. Kata dia, ketika sedang berobat, kadang-kadang sudah 3 hari tidak diberikan tindakan perawatan.

“Itu yang sangat ku kecewakan. Lah masuk rumah sakit, tapi enggak di rawat. Itu yang bikin kecewa, alasannya enggak ada kelas lah, jadi kita nih nunggu-nunggu,” ucap Kokok.

Menyikapi itu, Adet menyebut bahwa salah satu program yang pasangan ‘Berader’ (Berasama Adet-Erlan) tawarkan adalah berobat gratis bagi masyarakat.

Dengan begitu, menurutnya masyarakat tidak perlu membayar iuran-iuran semacam BPJS tersebut.

“Makanya kalau mau berobat gratis, pilih Berader, Bersama Adet Erlan. Enggak perlu lagi mikir BPJS, kalau sakit, datang ke Puskesmas, datang ke rumah sakit udah gratis ,” jelas Adet kepasa masyarakat.

Lanjut dia, pasangan Berader juga bakal memaksimalkan puskesmas di setiap kecamatan menjadi puskesmas rawat inap.

Dengan begitu, ketika ada yang sakit, tidak harus selalu datang ke rumah sakit sehingga pelayanan kesehatan lebih mudah.

“Jadi dokter ada di sana, perawat ada di sana, bidan ada di sana. Kalau sudah parah, enggak mampu lagi di tangani di puskesmas, baru dirujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap perlengkapannya,” tambahnya.

Lebih lanjut, dalam wawancara kepada Bangkapos.com, dirinya menyebut bahwa pada dasarnya pelayanan kesehatan di Bangka Tengah sudah cukup baik.

Akan tetapi, kata dia, yang menjadi fokus adalah terkait program kesehatan yang tidak dibuat pemerintah Bangka Tengah sekarang.

“Salah satunya perihal BPJS, ada masyarakat yang mampu pakai duit (bayar iuran). Tapi ada juga sebagian masyarakat yang banyak enggak mampu,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dia bertekat untuk mengubah sistem pembiayaan kesehatan tersebut supaya biaya pengobatan menjadi gratis.

Dirinya pun berharap, tidak ada kedepannya permasalahan-permasalahan BPJS Kesehatan seperti tunggakan iuran, BPJS tidak aktif, permasalahan administrasi dan lain sebagainya.

“Kasihan masyarakat, yang kayak gini kan membuat orang susah. Orang sakit itu udah susah, ditambah kayak gitu jadi makin susah,” tuturnya.

Selain itu, dirinya turut menaruh perhatian terhadap kondisi ruas jalan di Bangka Tengah yang banyak rusak dan tidak dilakukan pemeliharaan.

Adet menyebut, masih banyak ruas jalan yang berstatus sebagai jalan Kabupaten dan masih belum sesuai standar.

“Jangankan untuk membuat sesuai standar, diperbaiki juga tidak,” tegasnya.

Misalnya kata dia, ruas jalan dari Desa Sarang Mandi sampai ke Dusun Air Medang yang kondisi jalannya sangat hancur dan banyak lubang.

Kemudian, ruas jalan dari Desa Keretak sampai ke Desa Lampur yang walaupun sudah standar, tetapi masih banyak lubang di sana sini.

“Oke sudah standar, tapi apakah diperbaiki lubang-lubang seperti itu. Pemeliharaannya tidak ada sama sekali,” terangnya.

Menurutnya, hal ini menunjukan bahwa tidak ada perhatian dari Pemerintah Bangka Tengah. Lalu, selain jalan Kabupaten, ada banyak juga jalan desayang lebih banyak lagi yang rusak.

“Jangankan untuk diperbaiki, diaspal juga belum. Banyak jalan-jalan desa yang belum tersentuh. Ini menjadi perhatian kita,” ungkapnya.

Pada kegiatan kampanye tersebut, selain memaparkan visi misi serta program kerja, Adet juga turut memberikan souvenir berupa sarung bantal kepada masyarakat.

Dia menyebut, souvenir tersebut diberikan untuk memberi kesan berbeda dari paslon lainnya.

“Kalau kita membuat perbedaan pasti orang ingat, itu yang pertama. Yang kedua supaya mereka juga selalu ingat kita pas mau tidur pas bangun tidur dan mudah-mudahan mau nyoblos kita,” tutup Adet sambil bergurau.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved