Kabinet Prabowo Gibran

Profil Nasaruddin Umar, Tokoh NU Berpendidikan 5 Kampus Luar Negeri, Kini Menteri Agama

KH Nasaruddin Umar adalah tokoh NU (Nahdlatul Ulama) berpendidikan 5 kampus luar negeri.  Kini ia menjabat Menteri Agama di Kabinet Prabowo - Gibran.

|
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
nasaruddinumar.id
Profil Nasaruddin Umar, Tokoh NU Berpendidikan 5 Kampus Luar Negeri, Kini Menteri Agama 

"Fiqh Ibadah", (Diktat), Fakultas Syari'ah IAIN Alauddin U&jung Pandang, Sulawasi Selatan, 1987.

"Tema-Tema pokok Al-Qur'an" (diktat) Yayasan Wakaf Paramadina Jakarta, 1994.

"Antropolgi Jilbab dalam perspektif feminis dan penafsiran Islam" (diktat), Yayasan Wakaf Paramadina Jakarta, 1995.

Kaget Dipanggil Prabowo

Seminggu sebelum Prabowo mengumumkan susunan kabinetnya tadi malam atau tepatnya Senin (14/10/2024) lalu, Nasaruddin Umar menjadi salah satu tokoh yang mendatangi kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Nasaruddin dipanggil Prabowo saat isu pemilihan untuk sosok menteri mencuat.

Dia datang sekira pukul 18.45 WIB dengan mengenakan baju batik berwarna kuning dan kopiah hitam di kepalanya.

Seusai bertemu dengan Prabowo, Nasaruddin mengaku sangat kaget ketika dipanggil Prabowo. 

Nasaruddin sama sekali tak pernah membayangkan jika dirinya diminta bantuan dalam masa pemerintahan Prabowo-Gibran Rakabuming Raka.

"Saya betul-betul sangat surprise ya, saya gak nyangka dan saya kaget, saya gak pernah membayangkan. Saya baru pulang juga dari MoU dengan Al-Azhar Mesir kemarin baru pulang," kata Nasaruddin kepada wartawan.

"Tiba-tiba saya dapat undangan dari presiden terpilih Pak Prabowo, saya diminta untuk membantu beliau di periode yang akan datang," sambungnya.

Nasaruddin mengatakan sebelum dihubungi oleh ajudan Prabowo, saat itu dia tengah menyantap sajian berbuka puasa. 

"Jam tadi abis buka puasa ya, jam 6 saya sedang buka puasa 'pak bisa dipanggil bapak'," ucapnya.

Nasaruddin Umar menyatakan kesiapannya jika memang akhirnya diminta untuk menjadi menteri kabinet Prabowo-Gibran.

"Tapi kok kenapa saya ikut panggil, gak pernah nyangka, gak pernah membayangkan. Kita hanya bekerja profesional di bidang saya di Istiqlal dan di perguruan tinggi sebagai dosen dan menghadiri pertemuan-pertemuan keagamaan internasional," tuturnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved