Amalan dan Doa

Doa Pengusir Jin dan Setan di Rumah Sesuai Ajaran Islam Lengkap Arab, latin dan Artinya

Gangguan jin dan setan terkadang tidak mengenal tempat, ini doa Pengusir jin dan setan dalam ajaran Islam

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
net
berdoa 

BANGKAPOS.COM -- Dalam kehidupan manusia, Anda pasti pernah mendengar atau melihat adanya gangguan-gangguan jin terhadap umat manusia.

Hal ini tak bisa disangkal keberadaannya.

Gangguan jin dan setan terkadang tidak mengenal tempat, bahkan mereka bisa mengganggu kita saat sedang di rumah, lo! Supaya terhindar dari hal yang tidak diinginkan, bacalah ayat pengusir jin agar hati tenang dan damai saat berada di rumah.

Jin terdiri dari banyak jenis, ada yang baik dan ada pula yang jahat. Jin jahat inilah yang kerap mengganggu manusia.

Beda halnya dengan setan, setan pada dasarnya memang merupakan makhluk yang memiliki tujuan untuk menyesatkan manusia.

Gangguan-gangguan dari makhluk tersebut kerap terjadi, baik disadari maupun tidak disadari.

Keberadaan jin dan setan bahkan disebutkan berulang-ulang di dalam Al-Qur’an dan hadis-hadis yang disampaikan Rasulullah saw.

Saat mendapat gangguan ini, kita tidak boleh asal dalam menanggapi. Melainkan harus dengan amalan yang tepat.

Guna melepaskan diri dari gangguan-gangguan jin, terdapat beberapa bacaan doa pengusir jin yang dapat dilafalkan.

Berikut bacaan doa pengusir jin dalam agama Islam yang patut untuk dihafalkan:

Doa Pengusir Jin yang Diajarkan Malaikat Jibril

Berikut ini adalah doa pengusir jin yang diajarkan oleh malaikat Jibril kepada Rasulullah SAW pada malam tersebut:

أَعُوذُ بِوَجْهِ اللَّهِ الْكَرِيمِ، وَبِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا. وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ طَوَارِقِ اللَّيْلِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ.

A‘ûdzu biwajhillâhil karîm, wabikalimâtillâhit-tâmmâtil-latî lâ yujâwizuhunnâ barrun wa fâjirun, min syarri mâ yanzilu minas-samâ’i, wa min syarri ma ya‘ruju fîhâ, wa min syarri mâ dzara’a fil-ardhi, wamin syarri ma yakhruju minhâ, wa min syarri fitanil-laili wan-nahâri, wamin syarri thawâriqil-laili, wamin syarri kulli thârinin illâ thâriqan yathruqu bi khairin, yâ rahmân.

Artinya: Aku berlindung dengan dzat Allah yang maha mulia, dengan kalimat-kalimat-Nya yang sempurna, yang tidak ada orang baik dan juga orang durhaka yang melampuainya, dari keburukan yang turun dari langit dan keburukan apa pun yang naik ke langit; dari keburukan apa saja yang masuk ke bumi dan keburukan apa saja yang keluar dari bumi; dari keburukan fitnah-fitnah siang dan malam; dari keburukan petaka-petaka malam; dari keburukan setiap petaka yang datang, kecuali petaka yang datang membawa kebaikan, wahai Zat yang maha penyayang.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved