Selasa, 5 Mei 2026

Puting Beliung di Pangkalpinang

20 Rumah di Pangkalpinang Rusak Diterjang Puting Beliung, BPBD Evakuasi dan Bantu Perbaikan Rumah

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang, Dedi Revandi, mengatakan tim BPBD telah diterjunkan untuk membantu evakuasi

Tayang:
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: Hendra
IST/dok Dedi
BPBD Pangkalpinang evakuasi dan bantu perbaikan rumah warga terdampak angin puting beliung di Kelurahan Gajah Mada, Minggu (3/11/2024) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Sebanyak 20 rumah warga di Kelurahan Gajah Mada, Kota Pangkalpinang, mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung yang tiba-tiba muncul pada Minggu (03/11/2024) sekitar pukul 12.30 WIB.

Cuaca saat itu mendung tanpa tanda-tanda akan adanya angin kencang, sehingga peristiwa ini mengejutkan banyak warga setempat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang, Dedi Revandi, menjelaskan bahwa tim BPBD telah diterjunkan untuk membantu evakuasi dan penanganan darurat. 

Tim BPBD bekerjasama dengan Damkar dan warga setempat untuk memasang terpal pada rumah-rumah yang atapnya rusak akibat angin kencang.

"Kami langsung turun ke lapangan bersama tim untuk membantu warga terdampak. Total ada sekitar 20 rumah yang mengalami kerusakan, dan sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap yang terbang terbawa angin," jelas Dedi kepada Bangkapos.com, Minggu (3/11/2024).

Dedi menambahkan bahwa hingga saat ini, BPBD fokus melakukan evakuasi dan upaya pemulihan sementara.

Untuk langkah berikutnya, BPBD akan melakukan peninjauan terkait bantuan lebih lanjut, termasuk kemungkinan pemberian material seperti asbes atau kebutuhan lainnya untuk memperbaiki rumah-rumah yang rusak.

"Kami masih melakukan pemantauan di lapangan, dan akan melihat kebutuhan mendesak yang dapat kami berikan kepada warga. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan keselamatan mereka serta membantu perbaikan sementara," katanya.

Meski terjangan angin puting beliung cukup kuat, Dedi memastikan bahwa peristiwa ini tidak menyebabkan korban jiwa.

Namun, ada satu orang warga yang mengalami luka ringan dan segera mendapat penanganan.

"Kami sementara fokus membantu memasang terpal untuk atap rumah yang rusak sambil menunggu penanganan lebih lanjut. Harapannya, setidaknya malam ini warga bisa tidur dengan aman dan terlindungi," ujar Dedi.

Pihak BPBD Kota Pangkalpinang juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang belakangan ini sering terjadi.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved