Selasa, 7 April 2026

Puting Beliung di Pangkalpinang

BPDB hingga Relawan Bahu Membahu Membantu Warga Perbaiki Atap Rumah Rusak Kena Angin Puting Beliung

Selain BPDB Kota Pangkalpinang dalam penanganan korban bencana angin puting beliung melibatkan beberapa unsur terkait untuk membantu warga

Penulis: Adi Saputra | Editor: Hendra
(Bangkapos.com/Adi Saputra)
Tim BPDB Kota Pangkalpinang dan stakeholder terkait, ketika melakukan evakuasi dan memasang terpal rumah warga yang terdampak angin puting beliung di Kelurahan Gajah Mada dan Kelurahan Pintu Air Kota Pangkalpinang, Minggu (03/11/2024) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kejadian angin puting beliung, terjadi di Kota Pangkalpinang tepatnya di dua Kelurahan yaitu Kelurahan Gajah Mada dan Kelurahan Pintu Air, Kecamatan Rangkui, Minggu (03/11/2024).

Akibat terjadinya angin puting beliung tersebut mengakibatkan beberapa rumah warga, mengalami rusak dan hancur akibat diterjang angin puting beliung.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang, Dedi Revandi saat dikonfirmasi Bangkapos.com terkait jumlah rumah yang terkena angin puting beliung.

"Untuk hari ini Pangkalpinang tadi dipukul 13.00 WIB terjadi angin puting beliung, yang terjadi di dua Kelurahan Pintu Air dan Kelurahan Gajah Mada," kata Dedi Revandi.

"Korban terdampak untuk saat ini kurang lebih ada 20 bubung rumah, kita sudah antisipasi dan kita sudah koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau stakeholder lainnya terkait penanganan," jelasnya.

Ditambahkan Dedi, selain BPDB Kota Pangkalpinang dalam penanganan korban bencana angin puting beliung melibatkan beberapa unsur terkait untuk membantu warga yang terdampak angin puting beliung.

"Sampai saat ini kawan-kawan di lapangan Tagana, Damkar, dari BPDB Provinsi juga tadi dan relawan lainnya tadi sudah melakukan evakuasi dengan memasang terpal diatap rumah warga yang terimbas terimbas puting beliung," tambah Dedi.

Bahkan Dedi pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Pangkalpinang dan sekitarnya, agar tetap berhati-hati dan waspada ketika melakukan aktivitas didalam maupun luar rumah karena kondisi cuaca sedang tidak stabil.

"Jadi, memang kondisi cuaca khusus di Kota Pangkalpinang dalam beberapa hari ini dan kemarin memang cuacanya termasuk ekstrim yang tiba-tiba tadinya panas menjadi hujan. Nah, himbauan kami kepada masyarakat yang beraktivitas maupun didalam rumah untuk behati-hati karena bahaya bencana selalu mengancam apalagi cuaca ekstrim seperti ini," pintanya.

"Maka dari itu untuk menghindari yang bersifat berbahaya dan rawan seperti dibawah pohon, kami minta untuk cari tempat yang aman," harap Dedi.

Lebih lanjut Dedi menyampaikan, kerusakan yang paling parah akibat terjadinya angin puting beliung adalah bagian atap yang rusak.

"Kerusakkan yang paling parah adalah atap rumah, untuk saat ini masih kita petakan 20 unit rumah itu dimana saja dan kayaknya terbagi bukan menumpuk di satu Kelurahan," bebernya.

Sebelumnya, Rumah warga di Kelurahan Gajah Mada dan Kelurahan Pintu Kota Pangkalpinang, rusak akibat diterjang terkena angin puting beliung, Minggu (03/11/2024).

Kejadian itu sendiri diperkirakan terjadi pukul 12.30 WIB, dimana kondisi cuaca Kota Pangkalpinang saat itu sedang mendung dan tidak ada tanda-tanda ada angin puting beliung.

Sepertinya halnya diungkapkan salah satu warga Kelurahan Gajah Mada, yang rumahnya terkena angin puting beliung dan mengakibatkan atap rumah rusak.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved