Minggu, 19 April 2026

Pilkada Bangka Tengah 2024

Kampanye Unik Paslon Algafry-Efrianda, Kehadirannya di Pedindang Disambut Kesenian Kuda Lumping

Calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah nomor urut 1, Algafry Rahman dan Efrianda menggelar kampanye di Desa Pedindang, Kecamatan Simpangkatis

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Hendra
(Ist/Tim Berlian)
Algafry Rahman saat hadir dalam kegiatan kesenian penampilan tari kuda lumping di Desa Pedindang, Kecamatan Simpangkatis, Sabtu (9/11/2024). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah nomor urut 1, Algafry Rahman dan Efrianda di menggelar kampanye di Desa Pedindang, Kecamatan Simpangkatis, Sabtu (9/11/2024).

Berbeda dengan kampanye yang dilakukan sebelumnya, kampanye paslon Berlian (Algafry Rahman-Efrianda) kali ini unik dengan melibatkan kesenian tari kuda lumping.

Kehadiran Algafry Rahman maupun Efrianda keduanya hadir dan disambut antusias oleh masyarakat yang hadir.

Kedatangan mereka disambut pula dengan penampilan seni tadi kuda lumping. Kegiatan ini berlangsung dua hari, yakni 9-10 November 2024.

Kata Algafry, dirinya sangat mendukung kesenian ini, dibuktikan dengan kehadirannya pada setiap acara paguyuban Kuda Lumping di wilayah Bangka Tengah. 

“Kita berkeinginan agar seni budaya Kuda Lumping ini akan berkembang lagi di acara-acara lainnya,” ucapnya.

Menurut dia, pasangan Berlian tidak hanya bicara omong kosong, tapi kita juga membuktikan kecintaannya dengan seni kuda lumping.

Lanjut dia, adanya kegiatan semacam ini juga bisa mengaktualisasi kesenian kuda lumping ini di depan masyarakat.

“Budaya-budaya seni tradisional tetap kita kembangkan sampai nanti mereka bisa berdiri sendiri," ujarnya.

Lebih lanjut, dia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan ini dan berterima kasih kepada semua pihak yang terus mengembangkan seni budaya kuda lumping. 

“Kita akan mendukung kegiatan-kegiatan seni budaya Kuda Lumping yang ada di Bangka Tengah dan mari kita bersama menjalankan budaya ini, agar terus lestari dan tidak akan pernah hilang, karena ini merupakan tarian tradisional yang harus kita lestarikan," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved