Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Viral

Ivan Sugianto Diduga Terlibat Kasus TPPU, Ditangkap dan Kini Rekeningnya Diblokir PPATK

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana yang dikonfirmasi media Kamis (14/11/2024) mengatakan, pihaknya telah memblokir rekening Ivan Sugianto.

Tayang:
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: fitriadi
tribun
Ivan Sugianto Diduga Terlibat Kasus TPPU, Ditangkap dan Kini Rekeningnya Diblokir PPATK 

BANGKAPOS.COM -- Pengusaha hiburan malam, Ivan Sugianto, ditangkap pihak kepolisian pada Kamis, (14/11/2024).

Ivan Sugianto ditangkap di Bandara Internasional Juanda oleh petugas gabungan kepolisian dan satgas pengamanan bandara pada Kamis sekitar pukul 16.00 WIB.

Usai ditangkap, Ivan langsung digelandang ke Mapolrestabes Surabaya untuk menjalani rangkaian pemeriksaan.

Kabarnya Ivan kini telah ditetapkan sebagai tersangka usai suruh anak SMA sujud dan menggonggong.

Tak hanya dihadapkan dengan satu kasus itu saja, Ivan Sugianto juga harus menelan pil pahit rekeningnya diblokir PPATK.

Pemblokiran rekening Ivan Sugianto tersebut dilakukan terkait kasus dugaan pencucian uang.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana yang dikonfirmasi media Kamis (14/11/2024) mengatakan, pihaknya telah memblokir rekening Ivan Sugianto.

"Ya (rekening) dia kami blokir," kata Ivan Yustiavandana.

Selain rekening pribadi Ivan, PPATK juga memblokir beberapa rekening yang terafiliasi dengan klub Valhalla Spectaclub Surabaya, tempat hiburan malam di Surabaya yang disebut-sebut milik Ivan Sugianto.

PPATK menyelidiki dugaan pencucian uang dan aliran transaksi mencurigakan lainnya pada rekening-rekening tersebut.

"Rekening Ivan dan pihak-pihak terkait terdeteksi sebelumnya adanya aktivitas ilegal, TPPU (tindak pidana pencucian uang)," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, nama Ivan Sugianto menjadi sorotan usai video yang menampilkan dirinya mengintimidasi siswa EN dengan memaksanya untuk bersujud dan menggonggong viral di media sosial.

Atas tindakannya melabrak sekolah SMA Kristen Gloria 2 Surabaya dan memaksa Ethan, siswa di SMA tersebut untuk sujud kepadanya dan menggonggong pada Senin, 21 Oktober 2024 lalu, Ivan Sugianto sudah menyampaikan permintaan maaf melalui rekaman video.

"Saya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya, dan saya benar-benar menyesal atas perbuatan saya."

"Saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kegaduhan dan arogansi yang telah saya perbuat," katanya dalam video tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved