Profil Annar Salahuddin Sampetoding yang Disorot pada Kasus Uang Palsu di UIN Makassar, Mengejutkan!
Annar Salahuddin Sampetoding (ASS) adalah pengusaha asal Makassar dan Toraja, dan mengejutkannya ia disebut masih kerabat Ferdy Sambo.
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
Annar Salahuddin Sampetoding (ASS) adalah pengusaha asal Makassar dan Toraja, dan mengejutkannya ia disebut masih kerabat Ferdy Sambo.
Bagaiamana awal mula namanya disorot pada kasus uang palsu di UIN Alauddin Makassar dan siapa sosok ini lebih jauh?
BANGKAPOS.COM - Nama Annar Salahuddin Sampetoding kini jadi sorotan di tengah kasus uang palsu di UIN Alauddin, Makassar.
Namanya jadi sorotan saat polisi menggelar konferensi pers pengungkapan kasus uang palsu di kampus UIN Alauddin, Makassar.
Dari sana, peran pengusaha berinisial ASS dalam kasus uang palsu terungkap.
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan Wibisono didampingi Kapolres Gowa, AKBP Reonald Simanjuntak menjelaskan peran ASS ini di Mapolres Gowa, Jl Syamsuddin Tunru, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (19/12/2024).
Ternyata, ASS yang membiayai pembelian bahan baku produksi.
Nama ASS mencuat dalam kasus peredaran uang palsu yang diproduksi dari dalam kampus Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Samata, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Menurut Yudhiawan, sebelum mesin pencetak uang palsu di Kampus UIN ditemukan, polisi lebih dahulu mendatangi rumah di Jl Sunu 3, Kota Makassar.
Rumah tersebut adalah milik ASS.
"Kalau kita lihat dari TKP buat cetak uang palsu, jadi di rumah saudara ASS Jl Sunu, Kota Makassar. Kemudian juga ada di Jl Yasin Limpo (UINAM), Gowa," kata Irjen Pol Yudhiawan.
Lebih lanjut dijelaskan Yudhi, mulanya produksi uang palsu tersebut berlangsung di rumah ASS, di Jl Sunu 3, Kota Makassar.
Namun, karena jumlah uang yang akan dicetak membutuhkan mesin dengan kapasitas lebih besar, akhirnya dipindahkan ke UIN.
"Awal pertama ditemukan di Jl Sunu Makassar, karena sudah mulai membutuhkan jumlah yang lebih besar maka mereka membutuhkan alat yang lebih besar. Jadi, tadinya menggunakan alat kecil," sebutnya.
Alat yang ditemukan dalam Perpustakaan UIN Alauddin, kata Yudhi dibeli seharga Rp 600 juta.
Siapa Oknum Jaksa yang Disebut Peras Annar Sampetoding Rp5 M Agar Bisa Bebas, Dibantah Kejati Sulsel |
![]() |
---|
Annar Sampetoding Terdakwa Kasus Uang Palsu di Makassar Ngaku Diperas Oknum Rp5 M Agar Bisa Bebas |
![]() |
---|
Ingat Kasus Brigadir J, Putri Candrawathi Istri Ferdy Sambo Dapat Remisi 9 Bulan, Punya Prilaku Baik |
![]() |
---|
Rekam Jejak Komjen Syahardiantono Kabareskrim yang Baru, Pernah Gantikan Posisi Ferdy Sambo |
![]() |
---|
Kisah Rinaldi Pemuda Sulsel Undang 60 Artis dan Publik Figur saat Nikahi Dokter Lulusan China |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.