Berita Bangka Barat
Warga Minta Tikungan Rawan di Jalan Mentok-Pangkalpinang Dilengkapi Rambu Lalu Lintas
Karena bukan hanya satu atau dua kali terjadi kecelakaan, tapi cukup sering. Ada juga yang tewas di tempat . . .
Penulis: Riki Pratama | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Mentok-Pangkalpinang, terutama di Dusun Puren, Desa Simpang Gong, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, memicu warga untuk meminta perhatian dari pemerintah dan Dinas Perhubungan (Dishub).
Warga berharap rambu-rambu lalu lintas dan lampu penerangan segera dipasang di area rawan kecelakaan tersebut.
"Karena bukan hanya satu atau dua kali terjadi kecelakaan, tapi cukup sering. Ada juga yang tewas di tempat," kata warga sekitar kepada Bangkapos.com, Jumat (20/12/2024)
Ia juga meminta, adanya perhatian dari instansi terkait rambu rambu lalu lintas hingga lampu penerangan jalan.
"Kalau malam gelap, penerangan palimg dari rumah-rumah warga ini, karena itu kami mohon supaya ada rambu-rambu lalu lintas di tikungan ini," katanya.
Diketahui, tabrakan beruntun terjadi di Jalan Raya Mentok-Pangkalpinang, tepatnya di Dusun Puren, Desa Simpang Gong, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Jumat (20/12/2024) sekitar pukul 11.02 WIB.
Kecelakaan beruntun itu melibatkan dua mobil Avanza dan satu mobil Pick-Up pembawa TBS Kelapa Sawit.
Belum diketahui pasti penyebab kecelakaan, namun diduga karena kurang memperhatikan kondisi jalan dengan kondisi kecepatan tinggi.
Baca juga: Tabrakan Beruntun di Jalan Mentok-Pangkalpinang, Tiga Mobil Rusak Parah dan Korban Alami Luka Serius
Dua mobil Avanza yang mengalami kecelakaan mengalami rinsek parah di bagian depan.
Sementara mobil pick-up pembawa TBS Kelapa sawit mengalami rinsek berat, terlihat sasis mobil patah, terpisah antara bak dengan kepala mobil.
Ketiga mobil saat ini, berada di bahu jalan. Belum ada dilakukan evakuasi dan olah TKP dari Polantas Polres Bangka Barat.
Sementara para korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit dan Puskesmas terdakat.
Warga sekitar kecelakaan, Sukismani (73) mengatakan, kecelakaan beruntun terjadi saat hujan lebat turun di Desa Simpang Gong.
"Mobil Avanza putih dari arah Pangkalpinang, nabrak yang mobil hitam yang bawa kelapa sawit," kata Sukismani kepada wartawan, Jumat (20/12/2024).
Ia mengatakan, tidak melihat persis penyebab kecelakaan, namun diduga karena kondisi hujan dan jalanan licin.
"Penyebab kecelakaam kami tidak tahu persis, tetapi kejadian pas tadi hujan," katanya.
Sementara terkait korban jiwa, dikatakan Sukis, tak ada korban meninggal dunia, hanya mengalami luka parah seperti patah tulang.
"Tidak ada , semua telah dibawa ke Puskesmas dan rumah sakit, dan penyebab pasti kecelakaam kami tidak tahu persis," katanya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)
| Nelayan Mengeluh Jaring Rusak Akibat Aktivitas Ponton Tambang di Perairan Pantai Pasir Kuning |
|
|---|
| Penertiban Lapak Liar dan Speed Boat dari Aktivitas Tambang di Pantai Pasir Kuning Tempilang |
|
|---|
| Pantai Pasir Kuning Disorot, Wabup dan Satpol PP Turun Usai Ultimatum Camat Tempilang |
|
|---|
| Taman Lokomobil hingga Lapangan Gelora Mulai Digarap untuk Proyek Kota Tua Mentok |
|
|---|
| Cegah Aktivitas Penjarahan, Polres Bangka Barat Pasang Spanduk Imbauan di Smelter Tinus Kelapa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20241220-Tabrakan-beruntun-terjadi-di-Jalan-Raya-Mentok-Pangkalpinang.jpg)