Kamis, 28 Mei 2026

Korupsi Tata Niaga Komoditas Timah

Begini Isi Pesan Pilu Harvey Moeis untuk Anak-anak dan Sandra Dewi: Papa Bukan Koruptor

Pada saat menjalani sidang lanjutan kasus korupsi tata niaga timah, Rabu (18/12/2024), Harvey Moeis membacakan pledoi sekaligus menitipkan pesan

Tayang:
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Harvey Moeis (baju putih) saat menjalani sidang kasus korupsi tata niaga timah merugikan negara Rp 300 triliun di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (5/9/2024). 

BANGKAPOS.COM - Pesan Pilu Harvey Moeis untuk Anak-anak dan Sandra Dewi: Papa Bukan Koruptor, Maafkan Papa, karena harus tiba-tiba hilang dari hidup kalian yang baru saja dimulai.

Kehidupan Harvey Moeis berubah setelah terjerat kasus korupsi tata niaga komoditas timah.

Tak hanya untuk dirinya, tapi keluarga termasuk anak-anaknya pun ikut tekena dampak dari kasus tersebut.

Suami Sandra Dewi tersebut kini menjadi terdakwa dan terancam hukuman penjara.

Pada saat menjalani sidang lanjutan kasus korupsi tata niaga timah, Rabu (18/12/2024), Harvey Moeis membacakan pledoi sekaligus menitipkan pesan kepada kedua putranya.

Saat membacakan pledoi atau nota pembelaan dalam sidang lanjutan kasus korupsi tata niaga timah, Harvey Moeis nampak menguatkan hari anak-anaknya dan memberi semangat.

Ia tak ingin anak-anaknya mengecap dirinya sebagai koruptor.

Sesekali terisak dan berusaha menenangkan diri, Harvey berharap kedua putranya tak memandangnya sebagai pesakitan.

"Anak-anakku, R dan M. Papa buka koruptor, Papa bukan pejabat yang bisa menyalahgunakan wewenang," ucapnya terbata-bata, dikutip dari YouTube KompasTV, Kamis (19/12/2024).

Tangis Harvey Moeis Pecah Bacakan Pledoi, Singgung Sosok Sandra Dewi: Tanpa Kamu Aku Runtuh
Tangis Harvey Moeis Pecah Bacakan Pledoi, Singgung Sosok Sandra Dewi: Tanpa Kamu Aku Runtuh (tribun)

Seolah tak ingin kedua putranya memiliki ingatan buruk soal sang ayah, Harvey mengaku sebagai sosok yang tak pernah menyalahgunakan wewenangnya.

"Papa tidak pernah dituduh dan terbukti mencuri apa pun, apalagi uang negara. Dan Papa tidak pernah dituduh dan terbukti melakukan suap atau gratifikasi apa pun yang orang katakan," sambungnya.

Ia meyakini, suatu saat Tuhan yang akan membuktikan kebenaran.

"Sekarang atau nanti, Tuhan, sejarah dan waktu akan membuktikan, malaikat-malaikatku."

"Maafkan Papa, karena harus tiba-tiba hilang dari hidup kalian yang baru saja dimulai," tandasnya.

Harvey merasa, hak anak-anaknya untuk mendapatkan kasih sayang seorang ayah telah dirampas.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved