Sosok Annar Salahuddin Sampetoding, Terduga Otak Sindikat Uang Palsu di UIN Alauddin

Nama Annar Salahuddin Sampetoding kini mencuat setelah diduga menjadi otak sindikat pembuatan uang palsu yang beroperasi di UIN Alauddin Makassar.

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Tribun Timur
Profil Annar Salahuddin Sampetoding yang Disorot pada Kasus Uang Palsu di UIN Makassar, Mengejutkan! 

Dalam pengungkapan kasus ini, terdapat tiga pelaku utama, termasuk Annar Salahuddin Sampetoding (ASS). Polisi juga masih mengejar sejumlah tersangka lainnya yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Selain ASS, ada juga tersangka AI dan S yang memiliki peran sentral dalam sindikat ini," jelas Yudhiawan.

Staf UIN Alauddin Inisial M Meninggal Dunia, Syok Namanya Disebut-sebut di Kasus Uang Palsu
Staf UIN Alauddin Inisial M Meninggal Dunia, Syok Namanya Disebut-sebut di Kasus Uang Palsu (Kolase Istimewa)

Profil Annar Salahuddin Sampetoding

Annar Salahuddin Sampetoding dikenal sebagai pengusaha terkemuka di Sulawesi Selatan.

Ia merupakan komisaris Sulwood Group dan Siner Group, perusahaan yang bergerak di bidang kehutanan, properti, dan perdagangan umum.

Siner Group berfokus pada industri sumber daya alam dengan kompetensi di sektor perkebunan hutan, kelapa sawit, dan komoditas.

Selain itu, perusahaan ini juga merambah bisnis properti, tur, penukaran uang, keuangan, dan media digital.

Rekam Jejak Jabatan Annar

Annar Salahuddin Sampetoding adalah komisaris dari Sulwood Group dan Siner Group, yang bergerak di bidang izin usaha pemanfaatan hasil hutan, properti dan perdagangan umum.

Siner Group memfokuskan sebagian besar operasinya pada industri berbasis sumber daya alam.

Siner Group dalam mengadopsi pendekatan yang terfokus pada sebagian besar kegiatannya, mengadopsi prinsip diversifikasi terkait dalam pengembangan bisnis.

Siner Group membangun kompetensi inti dalam industri sumber daya alam.

Siner Group unggul dalam tiga sektor bisnis utama, yaitu Perkebunan Hutan, Kelapa Sawit, dan Komoditas.

Selain itu, perusahaan ini juga merambah sektor bisnis umum seperti Agensi Properti, Tur & Perjalanan, Penukaran Uang, Keuangan, Sumber Daya, dan Media Digital.

Saat ini, usaha ini dilanjutkan oleh Muhammad Aaron Annar Sampetoding.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved