Berita Bangka Selatan
Pemkab Bangka Selatan Bakal Perbanyak Event Berbasis Masyarakat dan Komunitas di Tahun 2025
Dengan kian banyaknya festival yang diadakan di daerah diklaim mampu melahirkan simpul-simpul ekonomi baru bagi masyarakat.
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Hendra
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung bakal lebih intens menggelar acara maupun festival serta kegiatan yang berbasis masyarakat dan komunitas.
Dengan kian banyaknya festival yang diadakan di daerah diklaim mampu melahirkan simpul-simpul ekonomi baru bagi masyarakat.
Berbagai event alias kegiatan yang akan digelar bakal menjadikan upaya pelestarian budaya berjalan maksimal.
Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi bilang pihaknya akan lebih sering melaksanakan event-event pada tahun 2025 ini.
Kian banyaknya event yang digelar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah utamanya dengan melibatkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta pelaku ekonomi kreatif.
Terlebih dengan telah disediakannya fasilitas berupa space public atau tempat publik baru yakni Alun-alun Kota Toboali.
“Jadi saya minta kegiatan-kegiatan berbasis masyarakat tetap dilanjutkan. Tentunya kita terus bersinergi dan bergandengan tangan dengan seluruh stakeholder terkait,” kata dia kepada Bangkapos.com, Rabu (1/1/2025).
Era kepemimpinan Riza Herdavid dan Debby Vita Dewi kata dia, pihaknya turut memberikan ruang bagi pelaku ekonomi kreatif serta UMKM lokal. Maka dari itu pemerintah setempat akan memperbanyak festival seni dan budaya serta kegiatan lainnya.
Targetnya berbagai event yang akan digelar bakal memberikan multiplier effect atau efek berganda secara berkelanjutan.
Selain menjadi upaya pelestarian budaya berjalan maksimal, sektor ini diproyeksikan sebagai sumber ekonomi kerakyatan
Melalui perangkat daerah terkait penyelenggaraan event dapat mengembangkan pola pariwisata berbasis komunitas maupun masyarakat.
Dengan pelaksanaan event yang dipusatkan di satu titik diklaim lebih berdampak. Terpenting masyarakat lokal bisa langsung merasakan dampak secara ekonomi yang ditimbulkan.
Terpenting adalah sektor pariwisata dapat hidup dan memberikan kehidupan bagi warga setempat. Karena itu tanggung jawab pemerintah bukan hanya melestarikan, namun juga mengembangkan. Bagaimana memunculkan ide, kreativitas dan inovasi-inovasi baru.
“Dengan hadirnya space public adalah wadah untuk komunitas, pelaku ekonomi kreatif dan UMKM. Kita mencoba membangkitkan sektor ekonomi Kabupaten Bangka Selatan,” papar Debby.
Menurutnya Kabupaten Bangka Selatan tak miskin dengan kebudayaan. Sebab itu pemerintah daerah perlu lebih banyak mengadakan festival. Sebab, kegiatan ini dapat meningkatkan kembali eksistensi sektor pariwisata unggulan di daerah. Melalui acara yang dilakukan sangat membantu mencitrakan daerah, sekaligus memacu pelaku industri kreatif untuk lebih berinovasi. Terlebih pemerintah telah menyediakan fasilitas seperti Alun-alun Kota Toboali.
| Jumlah Pasien Kecelakaan Lalu Lintas Meningkat saat Idul Adha di RSUD Bangka Selatan |
|
|---|
| Bupati Bangka Selatan Siapkan Perombakan Besar ASN |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Siapkan PengukuhanDinas Perikanan Baru dan OPD Lain |
|
|---|
| Pemkab Basel Imbau Warga Tidak Gunakan Plastik Hitam untuk Daging Kurban, Berisiko Picu Kanker |
|
|---|
| Dokter Hewan di Bangka Selatan Jelaskan Penanganan Zoonosis pada Hewan Kurban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Suasana-malam-tahun-baru-di-Bangka-Selatan.jpg)