Senin, 13 April 2026

Penembakan di Belitung

Oknum TNI Tembak Personel Subdenpom Belitung, Ternyata Pernah Terlibat Perampokan di Palembang

Insiden penembakan yang melibatkan seorang disertir TNI AD, Sertu Hendri, terhadap Serma Rendi, anggota Subdenpom Persiapan Belitung

|
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Istimewa/ dok Subdenpom Persiapan Belitung
Komandan Subdenpom Persiapan Belitung Letda Cpm M Jaka Budi Utama menjenguk anggotanya setelah tertembak pada Senin (13/1/2025). 

BANGKAPOS.COM--Insiden penembakan yang melibatkan seorang disertir TNI AD, Sertu Hendri, terhadap Serma Rendi, anggota Subdenpom Persiapan Belitung, menghebohkan masyarakat setempat.

Peristiwa yang terjadi pada Senin dini hari (13/1/2025) ini mengungkap rekam jejak kelam pelaku, termasuk keterlibatannya dalam kasus perampokan di Palembang pada 2023 lalu.

Komandan Subdenpom Persiapan Belitung, Letda Cpm M. Jaka Budi Utama, mengonfirmasi bahwa Sertu Hendri telah berstatus disertir dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2024, setelah dipecat dari dinas militer berdasarkan putusan Mahkamah Militer yang menghukumnya satu tahun penjara.

"Dia disersi karena terlibat perampokan di Palembang. Saat bertugas di Belitung sebelumnya, dia juga pernah dilaporkan terkait penipuan jual beli tanah," ungkap Letda Jaka.

Kronologi Kejadian

Kejadian bermula dari laporan istri sirih pelaku pada Minggu malam (12/1/2025), yang mengaku diteror dan dianiaya oleh Sertu Hendri.

Setelah memeriksa informasi, Subdenpom Persiapan Belitung mendapati bahwa pelaku berada di Belitung selama tiga minggu terakhir untuk mencari istri sirihnya.

Tim yang dipimpin Letda Jaka mendatangi kontrakan pelaku di Jalan Kamboja, Kecamatan Tanjungpandan, sekitar pukul 00.32 WIB pada Senin (13/1/2025).

Saat diminta menyerahkan diri, pelaku menolak, mematikan lampu, dan keluar dengan membawa senjata api.

"Dia menodongkan senjata ke arah kami. Saat situasi memanas, Serma Rendi muncul untuk membujuk pelaku menyerah, tetapi malah dikejar dan dijadikan sandera," kata Letda Jaka.

Pelaku memaksa Serma Rendi menjadi sopir untuk melarikan diri. 

Namun, saat kendaraan rombongan tim Subdenpom tertinggal, pelaku berhasil kabur.

Selebaran DPO oknum disertir yang beredar di media sosial pada Senin (13/1/2025).
Selebaran DPO oknum disertir yang beredar di media sosial pada Senin (13/1/2025). (Istimewa/ tangkapan layar)

Serma Rendi Tertembak Saat Melarikan Diri

Setelah tiba di sebuah pesantren di Desa Buluh Tumbang, pelaku mengikat tangan Serma Rendi dengan ikat pinggang.

Ketika pelaku lengah, Serma Rendi berhasil melepaskan diri dan melarikan diri ke semak belukar.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved