Sosok Soemantri Brodjonegoro Ayah Mendiktisaintek Satryo, Eks Menteri Era Soeharto
Satryo Soemantri Brodjonegoro ternyata merupakan anak dari Soemantri Brodjonegoro, seorang menteri pada era Presiden Soeharto.
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Evan Saputra
Berjasa untuk Indonesia, nama Soemantri Brodjonegoro diabadikan sebagai Gunung di Pegunungan Sudirman, provinsi Papua, yakni Puncak Sumantri Brojonegoro.
Selain itu, namanya juga diabadikan di stadion olahraga remaja di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, yakni Stadion Soemantri Brodjonegoro, serta jalan di Kampus UI Depok.
Satryo Soemantri Brodjonegoro Didemo usai Pecat Pegawai secara Sepihak
Pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) menggelar unjuk rasa memprotes Mendikti Saintek Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro.
Dengan pakaian serba hitam, para pegawai Kemendikti Saintek berkumpul membawa spanduk protes bahwa mereka bukan pegawai pribadi Prof. Satryo dan istri.
"Kami ASN, dibayar oleh negara, bekerja untuk keluarga, bukan babu keluarga," demikian bunyi kalimat yang tertera di spanduk itu.
"Institusi negara bukan perusahaan pribadi Satryo dan istri!" bunyi spanduk lain yang dibawa para pegawai.
Mereka juga mengirim karangan bunga sebagai bentuk perlawanan terhadap tindakan sewenang-wenang yang diduga dilakukan Satryo.
Lalu, apa pangkal masalah yang membuat Satryo diprotes oleh anak buahnya sendiri?
Ketua Paguyuban Pegawai Kemendikti Saintek Suwitno mengatakan, masalah di Kemendikti Saintek sudah dimulai sejak adanya pergantian pejabat baru setelah Satryo diangkat sebagai Mendikti Saintek oleh Presiden Prabowo Subianto.
Suwitno mengatakan, pergantian jabatan tersebut dilakukan dengan cara yang tidak elegan dan tidak adil.
"Tapi dengan cara-cara yang tidak elegan, cara-cara tidak fair, cara-cara juga tidak sesuai prosedur," kata Suwitno di Kantor Kemendikti Saintek, Jakarta, Senin (20/1/2025).
"Nah, ini juga memang terjadi sebenarnya di pimpinan di ditjen yang lama dan juga ada salah seorang direktur di lingkungan di Ditjen Dikti itu tidak diperlakukan secara adil," ujar dia melanjutkan.
Ia menyebutkan, permasalahan semakin runyam setelah salah satu pegawai aparatur sipil negara (ASN), yakni Neni Herlina, juga mengaku dipecat sepihak oleh Satryo.
Neni merupakan pegawai yang bertugas menangani semua urusan rumah tangga Kemendikti Saintek.
| Daftar Nama 10 Menteri yang Berpotensi Dievaluasi Menurut Pakar, Ada Menkeu Purbaya hingga Raja Juli |
|
|---|
| DPR Tolak Usulan Pigai Terkait Sipil Bisa Jabat di Polri, Singgung soal Mandat Khusus: Tidak Relevan |
|
|---|
| Respon Istana soal Usulan Pigai Sipil Boleh Jabat di Polri, Singgung Kebutuhan: Sah-Sah Saja |
|
|---|
| Menteri HAM, Natalius Pigai Usul Sipil Bisa Isi Jabatan di Polri, Ini Respon Mensesneg |
|
|---|
| Posyandu Tak Lagi Sekadar Timbang Balita |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250121-Sosok-Soemantri-Brodjonegoro-Ayah-Mendiktisaintek-Satryo.jpg)