Tribunners
Optimisme Pendidikan Dasar Indonesia
Deep learning menawarkan paradigma baru dalam proses pendidikan yang berorientasi pada siswa
Infrastruktur di sekolah daerah terpencil di Indonesia yang masih minim dengan sumber daya yang kurang sehingga akses pengetahuan untuk guru dan peserta didik tidak memadai. Perkembangan dan pembangunan yang jomplang membuat eksekusi dari deep learning akan menghadapi tantangan yang cukup besar. Siswa-siswi, guru, dan sekolah tentunya juga membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk bisa beradaptasi dengan perubahan kurikulum ini yang mana pasti akan menguras tenaga dan waktu sehingga bisa menghilangkan semangat belajar yang baik.
Solusi terbaik
Menghadapi situasi ini tentu sosialisasi dan workshop yang baik kepada para guru akan sangat membantu. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bisa melibatkan lembaga organisasi nonpemerintah dan juga universitas-universitas yang ada di daerah untuk bisa memberikan pelatihan terbaik kepada para guru. Lebih lagi, melibatkan mahasiswa secara langsung untuk kurikulum yang baik ini akan memudahkan pembentukan kader guru yang baik dalam diri mahasiswa jurusan pendidikan yang nanti akan berkarier sebagai guru.
Tentu saja evaluasi dan monitoring yang ketat wajib untuk selalu dilakukan sehingga bisa memetakan kelebihan dan kekurangan sehingga ada perbaikan yang bagus demi meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Melakukan pemetaan yang jelas untuk memberi perhatian lebih bagi daerah-daerah yang masih kekurangan infrastruktur dan sumber daya yang kurang memadai. Hal ini penting sebab dengan infrastruktur yang baik serta sumber daya yang baik juga, porsen belajar guru dan siswa akan makin bagus. Motivasi siswa untuk mengembangkan diri dalam pendidikan yang holistik akan memberikan perkembangan yang signifikan dalam perhatian pemerintah lewat pembangunan teknologi dan infrastruktur yang memadai. Semua itu demi menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju dan cerdas di mata dunia. Semoga! (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250109_Inosensius-Enryco-Mokos.jpg)