Minggu, 3 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Jelang Ramadhan 1446 Hijriah, Pemprov Babel Gelar Rapat Pengendalian Inflasi

Sugito mengatakan tantangan dalam upaya pengendalian inflasi ini dikarenakan pasokan pangan lebih banyak didatangkan dari luar daerah

Tayang: | Diperbarui:
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
RAPAT PENGENDALIAN INFLASI - Pj Gubernur Bangka Belitung, Sugito rapat pengendalian inflasi di ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Rabu (26/2/2025). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Jelang Ramadhan 1446 Hijriah seluruh pemerintah daerah dan instansi diharapkan untuk dapat bersinergi dalam mengendalikan inflasi, Rabu (26/2/2025).

Hal ini ditekankan Pj Gubernur Bangka Belitung, Sugito usai menggelar rapat bersama dengan seluruh forum komunikasi pimpinan daerah di Kantor Gubernur Provinsi Bangka Belitung.

"Inflasi Bangka Belitung sepanjang tahun 2024 yang lalu, menduduki posisi terendah nasional. Pencapaian ini tentunya merupakan usaha bersama melalui sinergi dan kolaborasi dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Baik itu di tingkat provinsi dan kabupaten kota. Untuk itu, perlu kita tingkatkan mengingat sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan dan dilajutkan dengan Idul Fitri," ujar Sugito.

Sugito mengatakan tantangan dalam upaya pengendalian inflasi ini dikarenakan pasokan pangan lebih banyak didatangkan dari luar daerah.

"Perlu kita lakukan stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui kegiatan operasi pasar dengan komoditas pangan strategis di antaranya minyak, bawang putih, gula konsumsi, daging kerbau beku dan besar SPHP," tuturnya.

Untuk itu pihaknya meminta untuk mengalokasikan belanja APBD untuk melaksanakan operasi pasar, terhadap komoditas yang mengalami kenaikan selain komoditas pangan strategis.

Selain itu, pihaknya mengatakan perlu diambil langkah terpadu dalam mendukung arus mudik lebaran idul fitri tahun 2025.

"Kita akan terus mewaspadai dan memonitoring fenomena domestik maupun global yang berdampak terhadap inflasi. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini, komitmen dan sinergi seluruh pihak baik pemerintah pusat atau daerah, dan Bank Indonesia akan terus diperkuat guna menjaga inflasi tetap stabil dan terkendali," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved