Ramadhan 1446 H
Ciri-ciri Orang Mendapatkan Malam Lailatul Qadar Ramadhan 1446 H, UAS: Perubahan Perilaku
Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa ciri-ciri orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar adalah perubahan perilaku pada diri seseorang tersebut.
Penulis: Widodo | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM -- Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa ciri-ciri orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar adalah perubahan perilaku pada diri seseorang tersebut.
Artinya perubahan perilaku seseorang itu mengarah ke lebih baik.
Kata sapaan UAS tersebut bukanlah perubahan fisik.
Hal itu dijelaskannya dalam sebuah video di kanal YouTube Mutiara Islam dikutip Bangkapos.com, Rabu (19/3/2025).
"Seperti apa orang yang mendapatkannya? Ada perubahan.
Bukan setelah dapat lailatul qadar jadi tukang ngomong, 'Alhamdulillah kemarin saya dapat lalilatul qadar.
Begitu saya turun mau ambil wudhu saya lihat semua pohon-pohon bambu rebah, tumbang," ujar UAS.
"Bukan pada bentuk fisiknya, tapi ada perubahan," tegas UAS.
Kemudian UAS memberikan contoh perubahan yang dimaksud dari orang yang mendapatkan malam lailatul qadar.
Dicontohkan seperti seorang wanita sebelumnya tidak memakai jilbab.
Tapi setelah wanita tersebut melakukan iktikaf ia tidak pernah lagi melepaskan jilbab dari kepalanya.
Atau seorang bapak yang dulunya memiliki sifat yang sangat pelit.
Namun setelah mendapatkan Malam Lailatul Qadar, ia selalu menyumbangkan sedekahnya setiap lewat di kotak amal.
Selain itu berikut ini adalah ciri-ciri atau tanda-tanda orang yang mendapatkan Malam Lailatul Qadar
Mendapatkan ketenangan dan kedamaian
Memperbanyak ibadah
Memperbanyak membaca Al-Qur'an
Memperbanyak berdzikir
Memperbanyak sedekah
Mendapatkan mimpi baik
Bertambahnya kebaikan dan keshalehan
Meningkatnya ketakwaan kepada Allah SWT
Merasakan kenikmatan dalam beribadah kepada Allah SWT
Mengalami perubahan menjadi lebih baik
Lebih lanjut lagi, UAS kemudian memberitahukan amalan yang dikerjakan pada malam lailatul qadar.
UAS mengatakan malam lailatul qadar diisi dengan qiyam.
Yaitu dengan mengerjakan shalat sunat, membaca al-quran, mendengarkan tausiah, dzikir dan bermuhasabah atau merenung dan memikirkan kesalahan yang telah diperbuat.
UAS kemudian menambahkan agar tetap menjaga air wudhunya jangan sampai putus pada saat melewati malam lailatul qadar.
Banyak keutamaan dari malam lailatul qadar yang membuat umat muslim berlomba-lomba untuk meraih malam itu.
Salah satunya ialah untuk memperoleh pengampunan seperti yang disebutkan pada hadis Abu Hurairah, dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
"Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari no. 1901)
(Bangkapos.com/Widodo)
| Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Hari Ini di Bandung, Cirebon dan Tasikmalaya 29 Ramadhan 1446 H |
|
|---|
| Hukum Orang Tua Bayar Zakat Anak yang Sudah Bekerja, Boleh Atau Dilarang? |
|
|---|
| Jadwal Puasa 28 Ramadhan 2025 di Bangka Barat, Bangka Tengah dan Kabupaten Bangka |
|
|---|
| Bolehkan Bayar Zakat ke Orang Tua yang Kurang Mampu, Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Empat Hari Terakhir Ramadhan 1446 H di Kota Pangkalpinang, Babel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20223030-Ustadz-Abdul-Somad.jpg)