Sabtu, 2 Mei 2026

Idul Fitri 1446 H

Cara Puasa Syawal Lengkap dengan Niat dan Waktu Pelaksanaannya

Umat Islam dianjurkan untuk menyempurnakan puasanya di bulan Ramadan dengan berpuasa selama enam hari di bulan berikutnya, Syawal

Tayang:
Penulis: Agis Priyani | Editor: Evan Saputra
Tribun Medan/Ilustrasi
NIAT PUASA SYAWAL -- Puasa Syawal merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam setelah selesai menjalani ibadah puasa Ramadan. 

BANGKAPOS.COM - Umat Islam dianjurkan untuk menyempurnakan puasanya di bulan Ramadan dengan berpuasa selama enam hari di bulan berikutnya, Syawal.

Disebut dalam sebuah hadis, bahwa pahala berpuasa sunah selama 6 hari ini mendatangkan pahala setara dengan puasa setahun.

Puasa sunah Syawal pada tahun 1446 H ini mulai boleh dilaksanakan pada Selasa, 2 Syawal 1446 H atau bertepatan dengan 1 April 2025.

Puasa syawal adalah puasa sunnah yang dilaksanakan di awal bulan Syawal.

Puasa Syawal merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam setelah selesai menjalani ibadah puasa Ramadan. 

Berikut lafal niat puasa Syawal:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwali lillahi ta‘âlâ.

Artinya, “Aku berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah.”

Adapun pelaksanaan niat puasa Syawal dimulai dari masuknya maghrib. Berbeda dengan puasa wajib, niat puasa Syawal ini masih boleh dilakukan di pagi hari hingga sebelum Zuhur.

Hal ini dengan catatan belum makan, minum, dan belum melakukan hal-hal lain yang membatalkan puasa, terhitung sejak terbit fajar pada hari berpuasa itu.

Waktu Pelaksanaan Bulan Syawal

Lebih lanjut, Ustadz Alhafiz menjelaskan, idealnya puasa sunah Syawal enam hari dilakukan persis setelah Idulfitri secara berurutan terus menyambung, yakni pada 2-7 Syawal.

Namun, orang yang berpuasa di luar tanggal itu, sekalipun tidak berurutan, tetap mendapat keutamaan puasa Syawal seperti pahala puasa wajib setahun penuh.

Bahkan orang yang mengqadha puasa atau menunaikan nazar puasanya di bulan Syawal, menurutnya, juga tetap akan mendapat keutamaan seperti mereka yang melakukan puasa sunah Syawal.

Saking besarnya keutamaan puasa ini, seseorang yang berhalangan melaksanakannya di bulan Syawal, dianjurkan mengqadhanya di bulan lain.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved