Kronologi Aldi Sitorus Pane Atlet Tarung Derajat Diculik dan Disiksa Geng Motor, Kondisi Kini Kritis

Peristiwa ini terjadi di Jalan Cokroaminoto, Kisaran Barat, Kabupaten Asahan. Usai menjadi korban pengeroyokan geng motor, kondisi Aldi saat ini ...

Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Evan Saputra
TribunMedan/ist/TribunMedan/Alif
ATLET DIKEROYOK -- Atlet Kodrat Asahan, Muhammad Aldi Sitorus menjadi korban pengeroyokan diduga segerombolan geng motor di kawasan Jalan Imam Bonjol, Kisaran,Kabupaten Asahan, pada Selasa (1/4/2025) malam. Akibat insiden itu korban mengalami sejumlah luka di wajah dan kepalanya. Korban dirawat di Rumah Sakit umum Daerah Abdul Manan Simatupang Kisaran 

BANGKAPOS.COM -- Seorang atlet tarung derajat Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, menjadi korban penculikan dan pengeroyokan oleh geng motor.

Ia adalah Muhammad Aldi Sitorus Pane (17).

Aldi menjadi korban penculikan dan mengeroyokan oleh geng motor pada Selasa (1/4/2025) malam.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Cokroaminoto, Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.

Usai menjadi korban pengeroyokan geng motor, kondisi Aldi saat ini kritis di rumah sakit.

Kronologi Kejadian

Pengeroyokan Aldi terjadi di kawasan Jalan Imam Bonjol, Kisaran,Kabupaten Asahan, pada Selasa (1/4/2025) malam.

Saat itu korban tengah dalam perjalanan pulang usai halal bi halal Hari Raya Idulfitri bersama dua rekannya.

Menurut keterangan Sekretaris Pengcab Kodrat Asahan, Aiptu Wan Rudi, kejadian bermula ketika korban dengan dua rekannya berboncengan menggunakan sepeda motor melintas di Imam Bonjol sekira pukul 23:00 WIB. 

Mereka kemudian dihadang oleh sejumlah orang yang mengendarai sepeda motor. 

Tanpa alasan yang jelas, kelompok tersebut langsung melakukan aksi pengeroyokan.

"Saat itu yang dua (temannya) lari, sedangkan si Aldi ini bertahan melawan. Karena melawan, makin ramai yang datang."

"Lalu larilah di situ ada orang angkringan, karena mungkin orang angkringan itu takut juga, lalu diusirlah mereka," kata Wan Rudi menerangkan kronologi berdasarkan pengakuan korban ketika dikonfirmasi melalui seluler, Kamis (3/4/2025). 

Setelah diusir warga disekitar lokasi, kata Wan Rudi aksi pengeroyokan tidak berhenti sampai disitu saja. 

Korban sempat diculik dan dibawa ke desa Sidomukti dan kembali dianiaya. Sehingga korban mengalami sejumlah luka di wajah, dan kepala. 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved