Berita Viral

Awal Mula Polemik Dedi Mulyadi dan GRIB Jaya, Hercules Ancam Kerahkan 50 Ribu Orang ke Gedung Sate

Semua bermula saat Dedi Mulyadi menginstruksikan pembentukan Satgas Pemberantasan Premanisme di 27 daerah di Jawa Barat pada Kamis (27/3/2025) lalu.

|
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: fitriadi
kolase Tribun Pekanbaru
DEDI MULYADI VS GRIB JAYA -- Kolase foto Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Hercules, Ketua Umum GRIB Jaya. Hubungan Dedi Mulyadi dan GRIB Jaya memanas hingga Hercules mengancam mengerahkan massa ke Gedung Sate Bandung. 

BANGKAPOS.COM -- Hubungan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya sedang tidak baik.

Ketua GRIB Jaya, Hercules baru-baru ini menyampaikan ancamannya untuk mengerahkan 50 ribu orang mengepung Gedung Sate.

Ia mengingatkan agar Dedi Mulyadi tidak mencari masalah dengan kelompok-kelompok masyarakat.

Lantas bagaimana awal mula polemik antara Dedi Mulyadi dengan Ketua GRIB Jaya Hercules?

Semua bermula saat Dedi Mulyadi menginstruksikan pembentukan Satgas Pemberantasan Premanisme di 27 daerah di Jawa Barat pada Kamis (27/3/2025) lalu.

Satgas dibentuk untuk melindungi masyarakat dari berbagai aksi premanisme yang mengintimidasi dan merugikan ekonomi. Beberapa area yang jadi fokus satgas adalah premanisme jalanan, pasar, dan industri.

"Satgas bertujuan melindungi petani, pedagang, guru, pengusaha. Semua harus dilindungi dari premanisme," ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari jabarprov.go.id.

Politikus Partai Gerindra itu menuturkan, sektor industri menjadi salah satu yang paling terdampak aksi premanisme, seperti pungli, baik kepada pengusaha maupun pekerja, serta gangguan operasional dan distribusi barang.

"Kalau ini dibiarkan akan menurunkan daya saing Jabar sebagai pusat investasi nasional dan berdampak pada hilangnya lapangan pekerjaan masyarakat," ujar dia.

Dedi Mulyadi meminta Satgas bertindak tegas sesuai hukum yang berlaku, tidak tebang pilih, namun tetap humanis.

"Pastikan tindakan penegakan hukum berjalan adil, humanis, dan sesuai aturan tanpa tebang pilih," pesannya.

Ketua DPD GRIB Jaya Jabar, Gabryel Alexander, menanggapi pembentukan Satgas Pemberantasan Premanisme.

Gabryel pada dasarnya mendukung langkah untuk memberantas aksi premanisme.

Meskipun demikian, baginya paling penting dari tugas Dedi Mulyadi adalah memberantas preman di dalam birokrasi terlebih dahulu.

"Birokrat ini enggak semuanya benar. Bupati, gubernur enggak semuanya benar. Jadi jangan seakan-akan hari ini oknum preman itu adanya cuma di ormas."

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved