Sektor Perhotelan di Babel Kian Melesu, BPS Catat TPK Hotel Bintang pada Maret Hanya 16,04 Persen
BPS Babel mencatat, jumlah tamu yang menginap pada Maret 2025 hanya mencapai 31.980 orang, turun drastis sebesar 15,78 persen dibanding Februari 2025
Penulis: Sela Agustika | Editor: M Ismunadi
BANGKAPOS.COM,BANGKA — Sektor perhotelan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus menunjukkan tren penurunan seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Babel mencatat, jumlah tamu yang menginap pada Maret 2025 hanya mencapai 31.980 orang, turun drastis sebesar 15,78 persen dibanding Februari 2025 yang mencapai 37.974 orang.
Penurunan ini turut berdampak pada Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang, yang anjlok dari 22,33 persen pada Februari menjadi hanya 16,04 persen di bulan Maret.
Sedangkan TPK hotel klasifikasi nonbintang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Maret 2025 mencapai 11,28 persen.
Kepala BPS Babel, Toto Haryanto Silitonga, mengakui turunnya angka hunian hotel ini terjadi akibat adanya efisien anggaran sehingga mengakibatkan berkurangnya kegiatan-kegiatan pemerintahan seperti rapat, konsinyering, dan acara dinas lain yang selama ini menjadi salah satu sumber utama okupansi hotel.
“Hunian hotel kita secara keseluruhan saat ini memang hanya 16 persen dan terus menurun sejak Januari kemarin. Tidak menutup kemungkinan ini karena efek dari efisiensi anggaran,” ujar Toto, Jumat (2/5/2025).
Dia mengungkapkan, Bangka Tengah masih menjadi wilayah dengan TPK tertinggi di Maret 2025, yaitu sebesar 22,70 persen. Sedangkan, TPK terendah tercatat di Kabupaten Bangka yang hanya mencapai 9 persen.
Situasi ini menurut Toto menjadi sinyal penting bagi pelaku usaha perhotelan di Babel untuk tidak terus bergantung pada kegiatan pemerintah.
Ia mendorong sektor perhotelan untuk lebih kreatif dalam melakukan pemasaran dan menciptakan penawaran komersial yang menarik bagi wisatawan umum.
“Perhotelan harus punya kreativitas, jangan hanya bergantung pada pemerintahan, bagaimana inovasi dan marketing mereka, serta tidak kalah penting Dinas Pariwisata bisa membuat event even yang bisa menarik kunjungan dari luar daerah,” kata Toto.
Sementara itu pada Maret 2025, Rata-Rata Lama Menginap Tamu (RLMT) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar 1,53 malam. (Bangkapos.com/Sela Agustika)
| Pariwisata Bangka Belitung Tumbuh Positif, Wisnus 355 Ribu Perjalanan pada Oktober 2025 |
|
|---|
| BPS Babel Gelar Rakor Sensus Ekonomi 2026, Dorong Kolaborasi dan Data Akurat |
|
|---|
| Renungan HUT Ke-25 Bangka Belitung |
|
|---|
| BPS Babel Anugerahkan Penghargaan Mitra Terbaik Media kepada Bangka Pos |
|
|---|
| BPS Babel Peringati HSN 2025, Dorong UMKM Tangguh Lewat Data Berkualitas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250502_Toto-Haryanto-BPS-Babel.jpg)