Tribunners
SMPN 2 Dendang: Mendorong Lompatan Pendidikan Indonesia Lewat PISA 2025
Pemilihan SMPN 2 Dendang sebagai sekolah peserta PISA merupakan momen penting
Selain itu, PISA 2025 dapat memberikan gambaran nyata tentang efektivitas Kurikulum Merdeka, apakah pendekatan pembelajaran berbasis proyek dan diferensiasi dan pembelajaran mendalam deep learning mampu meningkatkan kompetensi murid dalam hal literasi, numerasi, dan sains. Bila hasilnya positif, ini bisa memperkuat posisi Kurikulum Merdeka sebagai model pembelajaran masa depan yang layak diterapkan secara nasional.
Lebih jauh, hasil ini bisa mendorong pemerataan pendidikan dengan lebih serius. Jika kesenjangan antara skor murid dari daerah perkotaan dan perdesaan masih lebar, pemerintah diharapkan menyusun kebijakan afirmatif untuk memperkuat daerah-daerah tertinggal dengan dukungan nyata, anggaran infrastruktur, pelatihan guru dan fasilitas belajar berbasis teknologi.
Sebagaimana telah kita ketahui bahwa pendidikan itu sebagai jalan panjang menuju perubahan. Tidak berlebihan rasanya pada bulan Mei ini dua momen sakral pertama memperingati Hari Pendidikan Nasional dan kedua Hari Kebangkitan Nasional. Kedua momen penting ini adalah momen yang sangat tepat untuk merefleksi kembali bagi kita untuk menyadari bahwa pendidikan merupakan perjalanan panjang yang memerlukan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, murid dan masyarakat. Keterlibatan SMPN 2 Dendang dalam PISA 2025 adalah simbol bahwa perubahan bisa dimulai dari mana saja, bahkan dari pelosok negeri.
Kita berharap ke depan, hasil PISA tak sekadar mencerminkan posisi Indonesia secara global, tetapi juga menjadi acuan kebijakan dan pemicu perubahan nyata. Menuju sistem pendidikan Indonesia yang inklusif, relevan dan berdaya saing tinggi untuk masa depan generasi emas 2045. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20221214_Andy-Muhtadin-Guru-SMPN-6-Manggar.jpg)