Senin, 4 Mei 2026

Berita Bangka Barat

Program MBG di Bangka Barat Baru Melayani 3.196 Siswa di Kecamatan Kelapa

Henky Wibawa, mengatakan dapur mitra penyedia MBG baru tersedia satu unit, berlokasi di Kecamatan Kelapa.

Tayang:
Penulis: Riki Pratama | Editor: Hendra
Bangkapos/Riki.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Bangka Barat Henky Wibawa. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Program pemberian makan bergizi gratis (MBG) untuk pelajar di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Bangka Belitung, telah dilakukan di Kecamatan Kelapa, dengan melayani 22 satuan pendidikan dengan total 3.195 siswa. 

Program itu berjalan dengan sumber anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Bangka Barat Henky Wibawa, mengatakan dapur mitra penyedia MBG baru tersedia satu unit, berlokasi di Kecamatan Kelapa.

Satuan pendidikan yang menerima program MBG di Kecamatan Kelapa, terdiri dari 4 PAUD, 4 TK, 2 MI, 6 SD, 2 SMP, 1 MTs, dan 2 SMA. 

"Program ini akan diperluas secara bertahap ke seluruh enam kecamatan yang ada di Bangka Barat. Sesuai arahan dan kebijakan dari Badan Gizi Nasional,"kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Bangka Barat Henky Wibawa, kepada wartawan, Minggu (18/5/2025).

Selain itu, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Bangka Barat, ikut melakukan koordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pihak sekolah penerima manfaat. 

Tujuanya untuk, mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti makanan basi atau keracunan.

"Yang jelas ini kalau secara koordinasi tetap kita tetap melakukan koordinasi, dalam informasi grup ada. Tapi yang lebih teknis untuk pemantauan itu SPPG memantau apakah sesuai SOP atau tidak," lanjutnya.

Dikatakan Henky, pihaknya bakal mengontrol dari sekolah-sekolah penerima. Sehingga program nasional tersebut berjalan aman dan lancar.

"Jadi kita berkoordinasi dengan sekolah - sekolah atau kepala sekolah kemudian jam berapa makanan diantar," ungkapnya.

Lebih jauh, sambung Henky, program MBG dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi ( SPPG) penugasan dari Badan Gizi Nasional ( BGN ). 

"Mitra itu berkontrak dengan BGN langsung mitra yang masak. SPPG itu penanggung jawab lah karena titik dapur itu di Kecamatan Kelapa di samping Kantor Lurah Kelapa," ujarnya.

Ia menyebutkan kapasitas dapur di Kelapa, yakni 3.000, hanya melayani sekolah-sekolah di sekitarnya.

Menurut Henky, sebenarnya program MBG di Bangka Barat telah dimulai sejak bulan Ramadhan, dalam bentuk makanan takjil untuk berbuka puasa. 

Namun, pelaksanaan secara penuh baru dimulai setelah libur Ramadan di bulan April 2025, dengan menu yang telah disusun berdasarkan pertimbangan ahli gizi.

Dia mengatakan, sejauh ini pelaksanaan MBG di Kecamatan Kelapa berjalan lancar. 

Tidak ada laporan makanan basi atau hal - hal lain yang menjadi kendala. 

"Sejauh ini antusias kalau dilihat dari laporan sekolah itu. Anak-anak semangat makan sama-sama. 

Mudah-mudahan tidak ada kejadian yang keracunan yang segala macam itu mudah-mudahan tidak ada," harapnya. 

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved