Dedi Mulyadi Minta Maaf Pada DPRD Jabar Tapi Senang Telah Buat Marah : Yang Marahin Makin Terkenal!

Dedi Mulyadi Minta Maaf Pada DPRD Jabar Tapi Senang Telah Buat Marah : Yang Marahin Makin Terkenal!

Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
Kolase KOMPAS.com/Farida Farhan/YouTube/Kang Dedi Mulyadi Channel
DEDI MULYADI MINTA MAAF- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi meminta maaf atas pidatonya beberapa waktu lalu yang telah membuat fraksi PDIP di DPRD Jabar marah hingga walkout. Permintaan maaf ini disampaikan Gubernur yang biasa disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu dalam sebuah acara MoU dengan Polda Jabar di Gedung Pakuan, Kota Bandung. 

BANGKAPOS.COM - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi meminta maaf atas pidatonya beberapa waktu lalu yang telah membuat fraksi PDIP di DPRD Jabar marah hingga walkout.

Permintaan maaf ini disampaikan Gubernur yang biasa disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu dalam sebuah acara MoU dengan Polda Jabar di Gedung Pakuan, Kota Bandung.

Kala itu, ia tengah berpidato di hadapan para tamu, termasuk Ketua DPRD Jabar, Buky Wibawa.

Kebetulan Buky Wibawa turut hadir dalam acara tersebut.

Permintaan maaf KDM sampaikan ketika dalam sambutannya menyebut nama-nama tamu yang hadir.

Ketika menyebut nama Ketua DPRD Jabar, KDM menyampaikan permintaan maaf.

"Mohon maaf pak saya banyak mengecewakan temen-temen bapak di DPRD," ucap KDM sambil menoleh ke arah Buky Wibawa dikutip dari unggahan Dedi Mulyadi, Minggu (18/5/2025).

Dedi pun mengaku menyadari bahwa banyak yang merasa marah kepadanya.

"Sehingga banyak yang marah ke saya setiap hari," kata Dedi Mulyadi.

Meski begitu, KDM mengaku senang jika ada orang yang memarahinya.

Karena dia tahu orang yang memarahinya bakal terkenal.

"Dan saya seneng kalau dimarahin pak, karena saya tahu yang marahin saya juga makin terkenal pak," ucap Dedi sedikit tertawa

Awal Mula Fraksi PDIP DPRD Jabar Marah

Kemarahan fraksi PDIP DPRD Jabar diketahui bermula dari pidato Dedi Mulyadi di acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kabupaten Cirebon pada 7 Mei 2025.

Dedi menyinggung absennya seluruh anggota DPRD dalam acara tersebut.

Ia menilai para legislator tak menunjukkan sikap saling menghargai sebagai sesama pemangku kebijakan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved