Dedi Mulyadi Minta Maaf Pada DPRD Jabar Tapi Senang Telah Buat Marah : Yang Marahin Makin Terkenal!
Dedi Mulyadi Minta Maaf Pada DPRD Jabar Tapi Senang Telah Buat Marah : Yang Marahin Makin Terkenal!
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
"Musrenbang forum yang sakral, diundang tak mau datang. Ingin dihargai, tapi tak pernah menghargai. Ingin dilibatkan, tapi tidak pernah mau terlibat," ujar Dedi dalam video yang diunggah di instagramnya.
Tak hanya soal absensi, Dedi juga menyinggung sikap DPRD Jabar yang menurutnya kerap bertentangan dengan upaya eksekutif dalam membangun daerah.
Ia menyayangkan bahwa beberapa program yang dinilai pro rakyat justru dituding melanggar konstitusi.
"Ngaku berpihak kepada rakyat, berjuang untuk rakyat, giliran anggaran dibuat untuk kepentingan rakyat, tak terima, dianggap melanggar konstitusi," lanjutnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk merenungkan kembali tujuan utama mereka sebagai pelayan publik.
"Kita semua harus sadar, untuk siapa sebenarnya kita bekerja," ucapnya.
Selain itu, Dedi mengatakan bahwa dirinya tidak pernah berpikir anggaran ketika memimpin, yang penting berjalan dan terlaksana.
"Duit mah nuturkeun (mengikuti), rezeki mah nuturkeun karena saya punya keyakinan memimpin tidak harus selalu ada duit," ujar Dedi, dalam pidatonya yang dikutip dari Tribun Jabar, Jumat (16/05/2025).
"Kenapa, para raja dulu tidak menyusun APBD, VOC membangun gedung negara di Cirebon ini tidak ada itu persetujuan DPR," tambahnya.
Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa kolaborasi jangan hanya dimaknai dengan berkumpul, rapat membahas pleno satu, dua dan tiga.
Kolaborasi adalah ketika ada tindakan darurat untuk kemanusiaan, keadilan dan rakyat, maka semua berkolaborasi.
"Minimal mendoakan, atau minimal diam, atau kalau mau ngomong silahkan ngomong sepuas hati," ucapnya.
Ucapan Dedi itulah yang membuat Doni Maradona Hutabarat, anggota DPRD Jabar dari PDIP marah.
Perseteruan ini memuncak dalam sidang paripurna DPRD Jabar yang diwarnai aksi walk out dari Fraksi PDI Perjuangan.
Doni Maradona Hutabarat, anggota DPRD dari Fraksi PDIP, menyatakan bahwa pidato Dedi di Musrenbang telah mendiskreditkan lembaga legislatif.
| Eks Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Diperiksa 8 Jam Dugaan Kasus Gratifikasi Mobil |
|
|---|
| Siapa Gabryel Alexander Tantang KDM Bertemu di Kantornya: Statement Bapak Bagi Kami Menyesatkan |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Siapkan Rp 750 Juta Untuk Penemu Aman Yani, Hidup atau Mati |
|
|---|
| Harta Kekayaan Kapolda Jabar Irjen Pipit Rismanto, Pernah Menjabat Dirreskrimsus Polda Babel |
|
|---|
| Rekam Jejak Irjen Pipit Rismanto, Dari Mantan Kapolres Bangka Kini Menjabat Kapolda Jabar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250514-program-dedi-mulyadi.jpg)