Daftar Rincian Transkrip Nilai Jokowi Selama 5 Tahun Kuliah di UGM, dari A Hingga D
Berikut adalah rincian nilai Jokowi di beberapa mata kuliah yang diambilnya saat berkuliah di UGM tahun 1980 hingga 1985
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM-- Berikut daftar rincian nilai Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi selama berkuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Jokowi menempuh pendidikan kuliah di UGM sejak tahun 1980 sampai 1985.
Diketahui jejak pendidikannya disorot setelah polemik atas tuduhan ijazah palsu membuat gaduh publik.
Hingga akhirnya baru-baru ini, pihak Bareskrim Polri mengumumkan hasil pemeriksaan labfor terkait keaslian ijazah Jokowi.
Dalam pengumumannya, Bareskrim Polri memastikan bahwa ijazah Jokowi adalah asli.
Sebab ijazah Jokowi identik dengan tiga pembanding yakni ijazah teman-temannya yang merupakan alumni Fakultas Kehutanan UGM tahun 1985.
Tak cuma menguak soal keaslian ijazah Jokowi, Bareskrim Polri juga menjabarkan terkait jejak kuliah sang presiden selama 5 tahun di UGM.
Termasuk yang diungkap Bareskrim Polri ke publik adalah soal transkrip nilai Jokowi.
Hal itu diungkap Bareskrim Polri guna menjawab keraguan beberapa pihak soal apakah Jokowi benar-benar kuliah dan lulus dari UGM.
Berikut adalah rincian nilai Jokowi di beberapa mata kuliah yang diambilnya saat berkuliah di UGM tahun 1980 hingga 1985 dikutip dari Tribunnews Bogor:
Nilai A
KKN
Filsafat Pancasila
Fisiologi Pohon
Nilai B
Botani II
Agama I
Filsafat Ilmu Pengetahuan
Pancasila
Kimia II
Matematika I
Ilmu Tanah
Bahasa Indonesia II
Ekologi Hutan
Silvikultur
Nilai C
Kewiraan
Botani I
Taksonomi tumbuh-tumbuhan
Zoologi
Ekonomi Umum
Agama II
Hukum Agraria
Kimia I
Klimatologi
Klasifikasi Tanah
Bahasa Inggris I
Bahasa Inggris II
Bahasa Indonesia I
Nilai D
Matematika II
Fisika
Genetika
Penyakit Tanaman Hutan
Statistik I
Ilmu ukur kayu
Melihat nilai Jokowi selama berkuliah, netizen di media sosial ramai berkomentar.
Ada yang dibuat salah fokus dengan banyaknya nilai C yang didapatkan Jokowi hingga ada beberapa mata kuliah yang dapat nilai D.
"Nilai banyak C D kok lulus,"
"Di tahun itu untuk sekelas UGM bisa dapet A sih udah keren banget ya, dapet ceria dari oma gw untuk UGM standar nya tinggi banget, yang dapet A pun cuma bisa dihitung dengan jari,"
Roy Suryo tak terima
Pakar Telematika Roy suryo tampaknya tak puas dengan keputusan Bareskrim Polri yang menyatakan keaslian ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Ia menilai kejanggalan dalam proses penyelidikan dari Bareskrim Polri.
Roy Suryo bahkan berencana melaporkan penyidik perkara ijazah itu ke pengawas internal Polri.
Penyidik yang disasar Roy Suryo adalah penyidik yang menangani pengaduan dari Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Eggi Sudjana.
Laporan itu telah ditindaklanjuti dengan uji forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI itu oleh Polri.
Hasilnya, ijazah itu dinyatakan identik dengan ijazah lain yang dijadikan pembanding.
"Dari peneliti tersebut maka antara bukti dan pembanding adalah identik atau berasal dari satu produk yang sama," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, dikutip dari Wartakotalive.com, Kamis (22/5/2025).
Diketahui ijazah yang digunakan sebagai pembanding adalah ijazah milik tiga rekan seangkatan Jokowi di UGM.
Semua elemen ijazah dinyatakan identik, termasuk jenis kertas, tulisan, dan map penyimpanan dokumen.
"Uji banding ini dilakukan terhadap ijazah asli milik Bapak Jokowi, dan tiga ijazah pembanding dari rekan seangkatan beliau di UGM dengan tahun kelulusan yang sama," kata Djuhandhani.
Roy Suryo yang dikenal sebagai pakar telematika itu tidak puas.
Proses laporan dugaan ijazah palsu Jokowi itu tidak seperti harapannya.
"Tidak transparan (penyelidikannya) dan bakal dilaporkan ke instansi di atasnya di Mabes Polri," ujar Roy Suryo saat menjadi narasumber di program Adisty on Point di YouTube Kompas TV, Jumat (23/5/2025).
Ada beberapa hal yang menurut Roy Suryo janggal.
Pertama, proses penyelidikan berlangsung secara tertutup.
Ia mengatakan, perwakilan dari Eggy Sudjana dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) belum sekalipun diperiksa penyidik.
Kedua, Roy Suryo meragukan keaslian dari tiga ijazah pembanding yang digunakan Bareskrim Polri.
"Tiga (orang pemilik ijazah pembanding) itu kita tahu apa (identitasnya)? Itu bisa juga gerombolannya, itu (bisa saja) cetak baru juga," kata Roy Suryo.
Roy Suryo menilai, proses pemeriksaan yang dilakuka Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri tidak transparan sehingga pantas dilaporkan ke atasannya.
"(Akan dilaporkan ke) Misalnya, pengawasan dan penyidikan (Wassidik), Kompolnas, meski Kompolnas 11-12 hingga Kapolri dikabari," ujar Roy Suryo.
Roy Suryo mengatakan, walau lembaga yang akan didatanginya adalah pengawas internal Polri, laporan ini tetap perlu dilakukan agar masyarakat mengetahui ada proses yang tidak benar.
(Bangkapos.com/Tribunnews Bogor/Wartakotalive.com)
Sosok Salsa Hutagalung, Tantang Ahmad Sahroni Debat Soal Gaji DPR, Lulusan Terbaik HI UGM |
![]() |
---|
Coreng Nama UGM, Dwi Hartono Dinonaktifkan Jadi Mahasiswa S2 Buntut Kasus Tewasnya Ilham Kacab Bank |
![]() |
---|
Biodata Rektor UGM Ova Emilia yang Menjamin Ijazah Jokowi Asli: Joko Widodo Adalah Alumni UGM |
![]() |
---|
Dokter Tifa Sebut Pernyataan Rektor UGM Ova Emilia Bahwa Jokowi Sarjana Muda Blunder : Sudahlah |
![]() |
---|
Harta Kekayaan Rektor UGM Ova Emilia, Cuma Ada 1 Kendaraan Tapi Miliki 12 Tanah dan Bangunan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.