Senin, 4 Mei 2026

Berita Viral

Viral Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Marah ke Suporter Persikas

Viral Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendadak marah ke suporter persikas ketika mengisi acara Abdi Nagri Nganjang Ka Rakyat yang diketahui berlangsu

Tayang:
Penulis: Agis Priyani | Editor: Evan Saputra
TikTok/Youtube Humas Jabar
DEDI MULYADI MARAH -- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi marah besar ketika sekelompok suporter Persikas Subang membentangkan spanduk bertuliskan “Selamatkan Persikas”, Rabu (28/5/2025) malam. 

BANGKAPOS.COM - Viral Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendadak marah ke suporter persikas ketika mengisi acara Abdi Nagri Nganjang Ka Rakyat yang diketahui berlangsung di Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Rabu (28/5). 

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi marah besar ketika sekelompok suporter Persikas Subang membentangkan spanduk bertuliskan “Selamatkan Persikas”, Rabu (28/5/2025) malam.

Acara tersebut mulanya berjalan aman dan lancar dengan suguhan berbagai hiburan khas komedian Sunda Kang Ohang.

Namun tiba-tiba saja ada suporter Persikas Subang yang menyuarakan dan membentangkang Spanduk penolakan Persikas Subang dijual.

Momen kemarahan KDM, sapaan Kang Dedi Mulyadi tersebut bertepatan dengan sesi acara di atas panggung suasana sedih.

Suasana sempat hening saat KDM berhenti bicara. Sontak saja hal tersebut membuat KDM, sapaan Kang Dedi Mulyadi berdiri dari duduknya dan marah besar sambil menunjuk-nunjuk sejumlah pendukung Persikas.

“Hei, ini forum saya, bukan forum Persikas. Ini forum saya dengan rakyat, bukan dengan Persikas. Anak muda enggak punya otak kamu!” teriak Dedi lantang.

Ia juga meminta aparat untuk mencari para pelaku aksi tersebut.

“Saya tidak terima Anda, saya cari kamu,” kata Dedi.

Dalam pernyataannya, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa keberadaan klub sepak bola bukan prioritas utama masyarakat Subang saat ini.

Ia menyebut isu tentang penjualan Persikas tidak menyentuh kebutuhan mendesak rakyat.

“Dijual ataupun tetap di Subang, itu tidak akan memengaruhi kehidupan orang Subang. Orang Subang bukan butuh Persikas untuk hari ini. Orang Subang butuh jalan yang baik, butuh sekolah yang baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk bersaing di Liga 1 atau Liga 2, klub membutuhkan anggaran besar yang sulit ditanggung oleh pemerintah daerah.

“Tidak bisa Pemda Subang untuk mengurus main bola, duitnya enggak cukup,” tambahnya.

Pasca kejadian, aparat kepolisian mengamankan para suporter dan membawa mereka ke Mapolsek Ciasem. Kapolsek Ciasem AKP Endang Kurnia mengatakan, hingga Kamis (29/5/2025) sore, 21 suporter masih diperiksa.

Tanggapan Bupati Subang

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved