Rabu, 3 Juni 2026

Berita Bangka Selatan

204 Orang Peserta Didik di Bangka Selatan Salurkan Bakat Lewat FLS3N

Para pemenang nantinya dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Bangka Selatan di tingkat provinsi dan nasional

Tayang:
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
PEMBUKAAN FLS3N - Kepala Kantor Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah III Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Wahyudi Himawan ketika membuka kegiatan FLS3N di SMK N 1 Toboali, Kamis (12/6/2025). Total 204 orang peserta didik ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – 204 orang peserta didik jenjang sekolah menengah atas maupun kejuruan (SMA/K) di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ikut berpartisipasi dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional ( FLS3N ). 

Para pemenang nantinya dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Bangka Selatan di tingkat provinsi dan nasional. Pemerintah berkomitmen terus memfasilitasi ruang-ruang kreatif bagi generasi muda.

Kepala Kantor Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah III Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Wahyudi Himawan mengatakan 204 orang peserta FLS3N itu berasal dari 18 satuan pendidikan jenjang SMA/K sederajat negeri maupun swasta di Kabupaten Bangka Selatan.

Mereka mengikuti 16 cabang lomba yang telah ditetapkan. Mulai dari membaca puisi, cipta lagu, cipta puisi, desain poster dan film pendek. Lalu, fotografi, gitar solo, jurnalistik, musik tradisional, kriya, komik digital, menulis cerpen, monolog, menyanyi solo serta tari kreasi.

“Untuk juri ada 45 orang untuk 16 cabang lomba,” kata dia kepada Bangkapos.com, Kamis (12/6/2025).

Diakui Wahyudi Himawan kegiatan FLS3N dilakukan untuk menggali, mengembangkan dan menyalurkan bakat seni peserta didik di berbagai bidang seperti seni pertunjukan, seni rupa, dan sastra.

Ajang ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan terhadap seni budaya, membangun karakter siswa yang kreatif, berprestasi dan berdaya saing.

FLS3N merupakan wadah bagi siswa mengeksplorasi bakat seni dan menjadi sarana untuk menumbuhkan bakat seni budaya. Termasuk menjadi sarana mengasah dan menyalurkan bakat seni serta menjadi ajang penjaringan bibit-bibit unggul di bidang seni.

Menurutnya sektor pendidikan bukan hanya mencerdaskan otak, melainkan juga kepada raga serta karya.

Sebab, seni di dalamnya terdapat sastra serta karya. Lewat pendidikan pemerintah turut berupaya mengembangkan olah rasa, olahraga maupun olah pikir para peserta didik.

“Tujuannya dari kegiatan ini adalah untuk mengangkat prestasi-prestasi siswa,” papar Wahyudi Himawan.

Adapun lanjut dia, lomba diadakan secara berjenjang guna mewujudkan ekosistem pengembangan potensi peserta didik yang lebih luas, kompetitif dan berdaya saing tinggi.

Festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, lebih jauh guna membentuk karakter siswa. Selain itu, memperkuat identitas budaya dan menumbuhkan rasa percaya diri siswa.

Dirinya berharap lewat kegiatan ini mampu memberikan kontribusi positif bagi pengembangan peserta didik kedepannya. Sehingga lahir generasi unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik dan non-akademik. Tetapi juga berkarakter, berakhlak serta mencerminkan profil pelajar Pancasila.

Bagi para pemenang FLS3N di tingkat Kabupaten Bangka Selatan akan dikirim menjadi perwakilan pada tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Setelah itu, juara pertama tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan dikirim untuk mengikuti FLS3N tingkat nasional,” pungkas Wahyudi Himawan.

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved