Warga Bangka Barat Tewas Dipatuk Ular
Keluarga Duga Zainal Tewas Dipatok Ular Kobra di Kebun Sawit Desa Penyampak Babar
mereka menduga kuat Zainal meninggal dunia akibat gigitan ular berbisa, kemungkinan besar kobra. Karena sejumlah ciri-ciri, wajah dan badan korban ...
Penulis: Riki Pratama | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Warga Dusun Lingkun, Desa Penyampak, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, digegerkan dengan penemuan jasad Zainal (37), seorang petani cabai, di area kebun sawit pada Minggu (15/6/2025) sore.
Jasad Zainal pertama kali ditemukan oleh pasangan suami istri, Jum'ah (55) dan suaminya, saat mereka berada di kebun sawit tak jauh dari lokasi kejadian. Saat ditemukan, kondisi jenazah Zainal sudah membengkak dan membiru, terutama di bagian wajah dan tubuh. Pada malam harinya jenazah Zainal langsung dimakamkan di TPU setempat.
Menurut keterangan keluarga, mereka menduga kuat Zainal meninggal dunia akibat gigitan ular berbisa, kemungkinan besar kobra. Karena sejumlah ciri-ciri, wajah dan badan korban yang membiru.
"Kalau kelihatan dari wajah, warna biru, biasanya ular, kalau d isini kobra," kata Hariantopo adik ipar korban, kepada Bangkapos.com, Senin (16/6/2025) di kediamanya.
Kepergian Zainal, dikatakan Hariantopo, meninggalkan kesedihan mendalam, bagi keluarga. Ia tak menyangka, Zainal, dapat pergi begitu cepat.
"Memang keseharian seperti itu, jadi kami anggap biasa, pergi malam tidak pulang. Mencari ular, itu pekerjaan sampingan dia. Pagi ke kebun malam mencari ular," kata Hariantopo.

Belum Menikah
Sementara itu, suasana sunyi, sepi terlihat di rumah Zainal (37) warga Dusun Lingkun, Desa Penyampak, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, pada Senin (16/6/2025) siang.
Zainal hari-harinya tinggal sendiri di rumahnya, ia diketahui belum menikah.
Pekerjaan mencari ular di kebun sawit bukanlah pekerjaan utamanya. Ia bekerja petani cabai di desanya.
Hal itu, disampaikan Hariantopo adik ipar korban, yang mengatakan, pekerjaan utama Zainal sebagai petani cabai.
Ketika, diketahui meninggal dunia, dikatakannya tidak ada firasat apapun terkait kepergian Zainal.
Ia menganggap, biasa. karena Zainal, sudah sering pulang dan pergi mencari ular.
"Mencari ular itu, pekerjaan sampingan, pekerjaan utamanya berkebun cabai, dia kadang-kadang mencari ular malam hari, untuk dijual," kata Hariantopo kepada Bangkapos.com, Senin (16/6/2025).
Hariantopo, juga menunjukkan rumah Zainal yang bersampingan denganya.
Kasus Meninggal Digigit Ular, Kapolres Bangka Barat Beri Tahu Cara Penanganannya Apabila Tergigit |
![]() |
---|
Heboh Ular Mematikan, Camat Tempilang Bangka Barat Ingatkan Warga Waspada Terutama Musim Penghujan |
![]() |
---|
Keluarga Pastikan Zainal Tak Pelihara Ular, Ular yang Ditangkap Langsung Dijual ke Pengepul |
![]() |
---|
Breaking News Sosok Zainal, Pencari Ular di Desa Penyampak Tewas Digigit Ular Berbisa di Kebun Sawit |
![]() |
---|
Breaking News: Zainal Meninggal Dunia Dipatok Ular di Kebun Sawit Bangka Barat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.