Rabu, 13 Mei 2026

Kekayaan Martua Sitorus Pendiri Wilmar Group, Orang Terkaya No 18 versi Forbes

Kekayaan Martua Sitorus mencapai  Rp58,3 triliun (kurs Rp16.200 per USD). Ia ada di nomor 18 dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia (Forbes 2024).

Tayang:
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
Pos Belitung/Forbes
WILMAR GROUP - Potret Martua Sitorus, pendiri Wilmar Group. Kekayaan Martua Sitorus mencapai  Rp58,3 triliun (kurs Rp16.200 per USD). Ia ada di nomor 18 dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia (Forbes 2024) 

BANGKAPOS.COM - Sosok Martua Sitorus, pendiri Wilmar Group yang disorot setelah sejumlah perusaaan anak usaha Wilmar mengembalikan Rp11,8 Triiliun ke negara.

Ada lima lima anak usaha Wilmar Group resmi menjadi terdakwa dalam kasus korupsi CPO.

Direktur Penuntutan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirtut Jampidsus), Sutikno, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan hasil perhitungan kerugian negara oleh BPKP dan ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM). 

“Kerugian itu terdiri dari kerugian keuangan negara, illegal gain, dan kerugian perekonomian negara. Totalnya mencapai Rp 11.880.351.802.619,” kata Sutikno, dikutip dari pemberitaan Kompas.com.

Kelima entitas Wilmar yang menjadi terdakwa adalah:

PT Multimas Nabati Asahan 

PT Multinabati Sulawesi 

PT Sinar Alam Permai 

PT Wilmar Bioenergi Indonesia 

PT Wilmar Nabati Indonesia

Terlepas dari itu, siapa Martua Sitorus dan berapa kekayaannya?

Profil Martua Sitorus

Melansir dari Wikipedia, Martua Sitorus merupakan seorang pengusaha Indonesia, ia bersama dengan Kuok Khoon Hong mendirikan perusahaan Wilmar Internasional yang bergerak di bidang perkebunan dan pengolah minyak sawit mentah (CPO) serta produsen gula.

Di tahun 2013, majalah Forbes menempatkan Martua Sitorus sebagai orang terkaya no. 15 di Indonesia.

Wilmar juga bekerja sama dengan perusahaan AS, Kellogg untuk menjual makanan di China dan mengakuisisi perusahaan tambang batu bara di Australia yakni Whitehaven Coal Ltd.

Awalnya Martua Sitorus yang dilahirkan di Pematangsiantar, Sumatera Utara ini, berdagang udang waktu masih muda.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved