Diplomat Kemlu Tewas di Menteng

10 Fakta Penemuan Jasad Arya Daru Diplomat Muda Tewas Terlilit Lakban di Kamar Kos Kawasan Menteng

Penemuan mayat Arya Daru diplomat muda Kemlu RI berawal dari telepon istrinya kepada penjaga kos pada Selasa pagi.

|
Editor: fitriadi
TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Rukmana/Istimewa via Tribunnews,com
ARYA DARU DAN RUMAH DUKA - (kiri) Suasana rumah duka Diplomat Kemenlu, Arya Daru Pangayunan (38), di Jalan Munggur, Dusun Jombang, Padukuhan Karangbendo, Kalurahan Banguntapan, Kapanewon Banguntapan, DI Yogyakarta. (kanan) Foto Arya Daru Pangayunan semasa hidup yang diunggah di media sosialnya pada 4 Februari 2024. Arya Daru ditemukan tewas dengan kondisi kepala dililit lakban di kamar kosnya kawasan Menteng Jakarta pada Selasa (8/7/2025). 

Pasalnya belum ditemukan adanya kekerasan yang dialami oleh korban.

Hal ini diketahui setelah dilakukan visum di Rumah Sakit Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo.

"Belum dipastikan itu timbul kekerasan karena olah TKP awal maupun visum di RSCM itu tidak ada tanda kekerasan, bahkan itu lakbannya masih nempel di leher korban," kata Rezha.

Polisi menyebutkan, kondisi kamar korban saat ditemukan dalam keadaan terkunci dari dalam. 

Tak ada tanda-tanda kerusakan pada pintu maupun jendela. 

“Tidak ada kerusakan sama sekali. Bahkan dari hasil visum luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” kata Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandhi.

3. Ada Obat-obatan di Kamar Kos Korban

Kapolsek Menteng, Kompol Rezha Rahandhi, mengatakan ada obat-obatan yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Ya, beberapa obat, kayak obat sakit kepala sama obat lambung. Itu aja sih. Tapi kalau dari pemeriksaan awal belum mengarah ke sana (ada penyakit),” kata Rezha, Rabu (9/7/2025).

Baca juga: Tewasnya Arya Daru Diplomat Kemlu di Menteng Ada Kejanggalan, Kepala Terlakban dan Tertutup Selimut

Baca juga: Biodata Arya Daru Diplomat Muda Tewas Kepala Dililit Lakban, Usia 39 Tahun, Lulusan HI UGM

Namun pihaknya belum dapat memastikan apakah obat-obatan tersebut berkaitan dengan penyebab kematian ADP atau tidak. 

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, lanjut Rezha, tim forensik baru mendapati mendapati sidik jari korban di sekitar lokasi dan di lakban tersebut.

Namun, penyidik belum bisa menyimpulkan keterlibatan pihak lain sebelum hasil uji laboratorium keluar.

“Kalau dari olah TKP awal, masih kelihatan sidik jari si korban itu,” katanya.

4. Kondisi Kamar Berantakan, Kepala Tertutup Lakban

Pantauan Tribunnews di lokasi pada pukul 17.30 WIB menunjukkan suasana kamar korban dalam kondisi acak-acakan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved