Effendi Simbolon Dipecat PDI-P, Guntur Sindir Gibran: 19 Juta Lapangan Pekerjaan Omong-omong Saja

Politikus PDI-P Guntur Romli meminta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mestinya fokus pada penciptaan 19 juta lapangan pekerjaan. 

Penulis: Rusaidah | Editor: Rusaidah
KOMPAS.com
MEMBACAKAN SIKAP PDI-P - Politikus PDI-P Guntur Romli saat berada di Lobi Pengadilan Tipikor, Jumat (16/5/2025). Guntur membacakan sikap PDI-P atas saksi yang dihadirkan jaksa KPK dalam perkara Hasto Kristiyanto. 

BANGKAPOS.COM - Politikus PDI-P Guntur Romli meminta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mestinya fokus pada penciptaan 19 juta lapangan pekerjaan. 

Komentar ini disampaikan Guntur yang mengungkit pemecatan Effendi Simbolon dari PDI-P. 

Diakui Guntur, janji kampanye Gibran mengenai 19 juta lapangan pekerjaan jangan hanya menjadi omong-omong saja. 

"Harusnya fokus menciptakan lapangan pekerjaan untuk 19 juta orang, jangan sampai hanya jadi omong-omong soal loker 19 juta orang itu," ujar Guntur kepada Kompas.com, Selasa (8/7/2025). 

Guntur juga menekankan, kejadian itu terjadi di masa lalu.

"Soal itu sudah masa lalu, seperti tidak ada hal penting yang mau dikomentari oleh dia," kata dia.  
Sebelumnya, Gibran menyinggung soal Effendi Simbolon yang dipecat dari PDI-P saat menghadiri acara HUT ke-19 PSBI Simbolon (Persatuan Marga Batak) di Jakarta Selatan, Senin (7/7/2025). 

Menurutnya, Effendi berkorban begitu besar karena sampai dipecat dari PDI-P. Sebab, kini Effendi harus mendukung visi, misi, dan program Presiden RI Prabowo Subianto. 

"Ya karena pengorbanan Pak Ketua ini sungguh besar ya sampai dipecat. Mau enggak mau harus dukung program dari Pak Presiden," ujar Gibran, Senin (7/7/2025).

Gibran kemudian berkelakar bahwa dirinya juga bernasib sama dengan Effendi, yakni sama-sama dipecat dari PDI-P. 

"Kok bisa berurutan gitu ya (dipecat)," kelakar Gibran disambut tawa dari para anggota PSBI Simbolon. 

Mantan wali kota Solo ini pun mengaku tidak masalah dipecat dari PDI-P, kini ia fokus untuk melancarkan program Prabowo. 

Gibran pun meminta Effendi Simbolon juga menempuh jalan yang sama seperti dirinya untuk move on.

"Tidak apa-apa, kita harus move on. Pilpres sudah selesai. Jangan sampai ada gesekan-gesekan di internal keluarga besar Simbolon, Pak Ketua," kata Gibran. 

Menurut Gibran, proses Pemilu 2024 sudah tak perlu lagi diungkit. 

"Kita sudah melewati proses-proses pemilu, pilpres semua, pilkada, misalnya bersatu, bergandengan tangan, sekali lagi, kita sama-sama mendukung program visi-misi dari Pak Presiden. Saya titip itu," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved