Daftar Makanan yang Efektif Turunkan Gula Darah Usai Konsumsi yang Manis-Manis
Daftar Makanan yang Efektif Turunkan Gula Darah Usai Konsumsi yang Manis-Manis. Simak Selengkapnya
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM - Daftar Makanan yang Efektif Turunkan Gula Darah Usai Konsumsi yang Manis-Manis
Makanan manis menjadi penyebab dula darah tinggi atau hiperglikemia.
Gulah darah tinggi adalah kondisi ketika kadar glukosa dalam darah melebihi batas normal.
Umumnya, kadar gula darah puasa yang sehat berada di bawah 100 mg/dL.
Konsumsi makanan manis secara berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara tiba-tiba.
Jika tidak segera dikendalikan, lonjakan ini bisa memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari kelelahan hingga risiko diabetes tipe 2 dalam jangka panjang.
Untungnya, ada beberapa jenis makanan yang dapat membantu menstabilkan gula darah setelah mengonsumsi makanan manis.
Makanan-makanan ini bekerja dengan memperlambat penyerapan glukosa, meningkatkan sensitivitas insulin, atau menyediakan serat dan nutrisi penting yang menyeimbangkan metabolisme tubuh.
Dikutip dari laman Healthline, berikut beberapa makanan yang membantu turunkan gula darah usai konsumsi makanan manis.
1. Ikan berlemak
Ikan berlemak seperti, salmon, sarden, dan makarel mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi. Ikan jenis ini mampu mengurangi peradangan dan meningkatkan sensitivitas insulin.
Omega-3 dalam ikan berlemak juga membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan metabolisme glukosa. Kandungan protein tinggi pada ikan berlemak membantu memperlambat penyerapan karbohidrat, sehingga lonjakan gula darah bisa ditekan.
Sebuah studi dalam jurnal Nutrients (2018) menemukan bahwa konsumsi ikan berlemak secara teratur dikaitkan dengan kontrol glukosa yang lebih baik pada penderita diabetes tipe 2 dan menurunkan risiko resistensi insulin.
2. Sayuran hijau
Sayuran hijau yang kaya akan serat juga membantu memperlambat penyerapan gula di usus dan mencegah lonjakan glukosa darah.
Selain itu, kandungan magnesium dalam sayuran hijau juga penting dalam pengaturan kadar gula darah dan fungsi insulin.
Menurut American Journal of Clinical Nutrition (2010), peningkatan asupan magnesium melalui sayuran hijau dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 hingga 14 persen.
3. Oatmeal
Oatmeal mengandung beta-glucan, sejenis serat larut yang sangat efektif dalam memperlambat penyerapan glukosa dan menstabilkan kadar gula darah setelah makan.
Oat juga memiliki indeks glikemik rendah, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara tiba-tiba.
Beta-glucan juga membantu memperbaiki profil lipid dan mendukung kesehatan jantung. Penelitian dalam Journal of Nutrition (2015) menunjukkan bahwa konsumsi oatmeal secara rutin dapat menurunkan kadar HbA1c dan gula darah puasa pada penderita diabetes.
4. Alpukat
Alpukat kaya akan lemak tak jenuh tunggal (MUFA) yang membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan memperlambat penyerapan gula.
Selain itu, kandungan serat yang tinggi membuat alpukat sangat efektif dalam mengurangi lonjakan glukosa darah setelah makan makanan tinggi karbohidrat atau gula.
Studi dalam Nutrition Journal (2013) mencatat bahwa konsumsi alpukat dapat meningkatkan rasa kenyang dan menjaga kadar gula darah tetap stabil, terutama bila dikombinasikan dengan makanan lain.
5. Biji-bijian utuh
Biji-bijian utuh seperti quinoa, beras merah, barley, dan gandum utuh mengandung karbohidrat kompleks dan serat tinggi yang dicerna lebih lambat, sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Selain itu, biji-bijian utuh mengandung vitamin B, magnesium, dan zat fitokimia yang penting untuk metabolisme glukosa dan mendukung fungsi insulin.
Studi dari Harvard T.H. Chan School of Public Health menemukan bahwa konsumsi rutin biji-bijian utuh berhubungan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2 hingga 30 persen.
(Kompas/Tribunnews)
diabetes
| Berbuka atau Balas Dendam? Ancaman Lonjakan Gula Darah di Bulan Ramadan |
|
|---|
| 23.054 Warga Bangka Selatan Mengidap Hipertensi, Obesitas hingga Diabetes |
|
|---|
| Cek Kesehatan Gratis Ungkap Ribuan Warga Toboali Derita Hipertensi dan Diabetes |
|
|---|
| Partisipasi Cek Kesehatan Gratis di Babel Baru 10 Persen, Dinkes Ajak Warga Datang ke Puskesmas |
|
|---|
| Pemprov Babel Terima Bantuan 10 Ribu Insulin Glargine dari PT Kalbe Farma Tbk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepikcom-alpukat-jadi-bahan-alami-ciptakan-rambut-sehat-berkilau.jpg)