Rabu, 6 Mei 2026

Gempa Guncang Rusia

Dampak Tsunami di 10 Wilayah Pesisir Indonesia, BMKG Cabut Peringatan Dini

Ketinggian gelombang tsunami yang menyapu bibir pantai wilayah Indonesia tidak sampai 1 meter sehingga tidak membahayakan masyarakat.

Tayang:
Editor: Fitriadi
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
TSUNAMI GORONTALO -- Sejumlah warga memadati pesisir pantai Tangga Dua Ribu Kelurahan Pohe Kota Gorontalo untuk melihat langsung kondisi gelombang air laut pasca peringatan dini BMKG dan BNPB bahwa akan terjadi tsunami sebagai dampak gempa dahsyat 8,8 SR di Rusia. 

"Seluruh marigram (catatan tsunami) di Indonesia polanya sudah cenderung meramping dan mengecil. Gambaran energi sudah terdisipasi," katanya dalam keterangan tertulis.

Sebelumnya, BMKG dan BNPB bergerak cepat menganalisis, mempersiapkan langkah mitigasi, dan memperbarui informasi atas kemungkinan dampak yang terjadi di Indonesia.

Sebab, gempa yang sempat memicu tsunami di Kamchatka itu turut menyebabkan tsunami di Indonesia, yang pada akhirnya membuat kedua badan itu mengeluarkan peringatan dini.

"Hasil analisis BMKG, gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia dengan status Waspada, ketinggian tsunami kurang dari 0,5 meter," kataDaryono, dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Rabu. 

Hasil analisis BMKG menyatakan bahwa gempa ini terjadi akibat aktivitas subduksi di Palung Kurile-Kamchatka. 

Gempa tersebut memiliki mekanisme patahan naik (thrust fault), yang sering kali berpotensi memicu tsunami. Ada sejumlah negara yang ikut terdampak gempa ini berdasarkan analisis BMKG.

"Gempa ini berpotensi tsunami di wilayah Rusia, Jepang, Alaska, Filipina, Hawaii, dan Guam," jelasnya.

Di Indonesia, gempa ini turut berdampak di 10 wilayah pesisir pantai, yakni di Talaud, Kota Gorontalo, Halmahera Utara, Manokwari, Raja Ampat, Biak Numfor, Supiori, Sorong bagian Utara, Jayapura, Sarmi. 

Menyusul adanya potensi tsunami, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, memperingatkan warga tidak lengah meski tinggi gelombangnya diperkirakan cukup kecil. 

"Kita tidak usah dulu bermain ke daerah pantai yang di enam provinsi ini, khususnya bagian utara, di waktu mungkin satu jam sebelum hingga dua jam sesudah," ujar Abdul dalam Konferensi Pers Potensi Tsunami di Indonesia Pasca Gempabumi di Pesisir Timur Kamchatka, Rusia, Rabu (30/7/2025). 

Ia kemudian mengingatkan peristiwa gempa yang terjadi di Jepang pada tahun 2011 silam.

Saat itu, gelombang tsunami yang mencapai ke Papua cukup kecil, namun tetap menimbulkan satu korban jiwa. 

Karena itu, masyarakat setempat diharapkan bisa menahan diri untuk tidak bermain ke pantai sampai batas waktu aman yang ditentukan oleh BMKG.

"Jadi jangan sampai ini terulang, benar-benar kita waspadai, kita kosongkan dulu daerah pantai, supaya benar-benar nanti setelah peringatan dini tsunami diakhiri oleh BMKG, baru kemudian masyarakat beraktivitas seperti biasa," jelasnya. 

Selengkapnya berikut daftar wilayah yang terjadi tsunami kecil pada Rabu (30/7/2025) imbas gempa bumi di Rusia.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved