Senin, 18 Mei 2026

Advetorial

Rayakan HUT ke-49 Untuk Merah Putih, PT Timah Terus Dukung Pembangunan Nasional

PT Timah terus berkomitmen untuk membangun sinergi dan kolaborasi bersama untuk menjaga kedaulatan sumber daya alam

Tayang:
Penulis: iklan bangkapos | Editor: Hendra
Dok. PT Timah
Syukuran HUT PT. Timah Tbk ke 49 tahun 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejak didirikan tahun 1976, PT Timah telah memainkan peran penting dalam mengelola sumber daya timah di Indonesia.

Tak hanya menyumbang untuk pembangunan, selama hampir 5 dekade, PT Timah juga ikut memberdayakan masyarakat khususnya di wilayah operasional perusahaan.

Tahun ini, tepat 2 Agustus 2025, PT Timah merayakan HUT ke 49 yang merupakan perjalanan panjang yang telah dilakukan oleh perusahaan dengan penuh semangat.

Di HUT yang ke 49 ini dengan tema 'Untuk Merah Putih', mencerminkan tekad perusahaan untuk terus mengelola sumber daya alam dalam bingkai kesatuan Indonesia, bergerak bersama untuk menguatkan pengelolaan pertambangan timah yang berkelanjutan. 

Melalui Semangat Untuk Merah Putih, PT Timah terus berkomitmen untuk membangun sinergi dan kolaborasi bersama untuk menjaga kedaulatan sumber daya alam timah agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan bertanggung jawab untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia. 

Perayaan HUT PT. Timah Tbk ke 49 tahun
Perayaan HUT PT. Timah Tbk ke 49 tahun (Dok. PT Timah)

Timah yang dihasilkan PT Timah tak hanya menopang devisa negara melalui ekspor, tetapi juga menjadi penopang berbagai sektor strategis dalam negeri, mulai dari industri elektronik, konstruksi, hingga pertahanan.

Bahkan di tengah dinamika global dan tantangan industri, PT Timah terus melakukan transformasi dan memperkuat tata kelola perusahaan untuk memastikan operasional yang ramah lingkungan dan berbasis prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance).

PT Timah tidak hanya menggali hasil bumi, tetapi juga membangun masa depan dan memajukan peradaban. Perusahaan terus berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan, merehabilitasi lahan bekas tambang, peningkatan transparansi dan tata kelola perusahaan menjadi prioritas untuk melangkah menjadi perusahaan pertambangan timah terkemuka di dunia. 

Sebagai perusahaan yang beroperasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis semata, tetapi juga mengedepankan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Melalui berbagai program CSR yang menyentuh langsung masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, pengembangan UMKM, ekonomi kemasyarakatan, sosial budaya, pembangunan infrastruktur hingga pelestarian lingkungan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Syukuran HUT PT. Timah Tbk ke 49 tahun
Syukuran HUT PT. Timah Tbk ke 49 tahun (Dok. PT Timah)

Masyarakat sekitar menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan perusahaan, PT Timah tumbuh dan berkembang bersama masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan seperti melibatkan nelayan melalui pembuatan rumpon, penanaman terumbu karang buatan, budidaya perikanan. PT Timah juga memberikan pelatihan keterampilan bagi perempuan untuk mengembangkan sektor pertanian, pengolahan sampah, dan pengembangan usaha. 

Bersama generasi muda, PT Timah juga menghadirkan berbagai program pengembangan untuk mengasah kreativitas dan peluang usaha, membina dan melibatkan generasi muda dalam berbagai program sosial dan lingkungan seperti penanaman mangrove bersama karang taruna, membangun workshop.

“Di usia ke-49 ini, semangat PT Timah tetap sama seperti sejak awal berdiri, mengelola timah untuk Indonesia. Kami akan terus memperkuat tata kelola, berinovasi, menjalankan hilirisasi, dan tumbuh bersama masyarakat dalam semangat Merah Putih, Tentunya ini perlu dukungan dan sinergi bersama semua pihak," kata Direktur PT Timah, Restu Widiyantoro. 

Momentum ulang tahun bukan sekadar perayaan usia, namun menjadi refleksi atas perjalanan panjang perusahaan dalam berkontribusi membangun negeri. Selama puluhan tahun, PT Timah telah menjadi bagian penting dalam sejarah pembangunan Indonesia, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan inklusif.

“Amanah dari negara untuk mengelola sumber daya alam timah harus sejalan dengan kepentingan negara, masyarakat dan kelestarian lingkungan. Timah adalah logam masa depan untuk mendukung peradaban Bangsa," tutup Restu. 

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved