Minggu, 12 April 2026

Curhat Keluarga Pasien dan Penjelasan Medis Dibalik Video Viral Dokter Dipaksa Buka Masker

Video dokter RSUD Sekayu dipaksa buka masker viral di media sosial. Keluarga pasien ungkap alasan kecewa, sementara dokter tegaskan SOP medis

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Instagram @perawat_peduli_palembang
DIMARAHI KELUARGA PASIEN - Sebuah video menunjukkan seorang dokter yang bertugas di Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, dimarahi oleh keluarga pasien dan dipaksa membuka masker, viral di media sosial. kini terkuak sosok dokter tersebut. 

BANGKAPOS.COM--Sebuah video berdurasi 41 detik yang memperlihatkan keluarga pasien memaksa seorang dokter membuka masker di ruang perawatan RSUD Sekayu, Sumatera Selatan, menjadi sorotan publik dan viral di media sosial.

Di balik ketegangan yang terekam, tersimpan kisah penuh emosi dari dua sisi keluarga pasien yang merasa kecewa dan dokter yang berpegang pada protokol medis.

Ismet Syaputra, keluarga pasien yang terekam dalam video, mengaku emosinya memuncak bukan tanpa alasan.

Ibunya, yang dirawat akibat diabetes komplikasi di ruang VIP, dinilainya tidak mendapat pelayanan yang sepadan dengan status perawatan umum berbayar.

Baginya, kejadian itu bukan sekadar ledakan emosi sesaat, tapi akumulasi dari pelayanan yang dinilainya jauh dari harapan.

“Kami datang hari Jumat, rujukan dari Klinik Smart Medica.

Ibu saya dirawat karena diabetes komplikasi.

Kondisinya membaik, sadar, demam turun, gula darah stabil setelah dirawat di RSUD Sekayu.

Tapi kami diminta menunggu dokter sampai hari Selasa,” tutur Ismet, Rabu (13/8/2025), mencoba menahan kecewa

Ismet merasa, penundaan itu mengancam kesehatan sang ibu.

 “Kalau VIP saja pelayanannya seperti ini, apa bedanya dengan BPJS,” tambahnya.

Puncak kekecewaan Ismet terjadi saat ia mengetahui bahwa hasil pemeriksaan dahak sang ibu sudah tersedia sejak Sabtu, namun baru ditindaklanjuti pada hari Selasa.

“Bagaimana saya bisa bersabar melihat ibu saya terbaring sakit.

Saya tersulut emosi dan meminta dokter melepas masker untuk memastikan beliau benar dokter atau bukan,” ungkapnya dengan nada yang masih menyimpan amarah.

Apa yang terjadi selanjutnya menjadi momen paling dramatis dalam peristiwa itu.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved