Rabu, 20 Mei 2026

Pilkada Pangkalpinang 2025

Debat Perdana Dongkrak Keyakinan Pemilih di Pilkada Pangkalpinang

Debat pertama calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang pada 8 Agustus lalu memberi pengaruh besar terhadap keyakinan pemilih.

Tayang:
Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: M Ismunadi
Ist Universitas Pertiba
SURVEI PILKADA ULANG - Foto bersama elekta research center Universitas Pertiba (Uniper) bersama 50 mahasiswa yang akan melakukan survei elektabilitas dan persepsi publik terhadap para calon Pilkada Ulang 2025 Kota Pangkalpinang, Senin (4/8/2205) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Debat pertama calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang yang berlangsung pada 8 Agustus 2025 terbukti memberi pengaruh besar terhadap keyakinan pemilih menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada pada 27 Agustus mendatang.

Survei pascadebat yang dilakukan Elekta Research Center Universitas Pertiba menunjukkan, 55,93 persen responden mengaku semakin yakin terhadap pilihan politiknya setelah mengikuti jalannya debat.

Penelitian tersebut dilaksanakan pada 9–11 Agustus 2025 dengan melibatkan 412 responden dari seluruh kelurahan di Kota Pangkalpinang.

Metode yang digunakan adalah stratified multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Direktur Elekta Research Center, Divo Dharma Silalahi, menyampaikan bahwa 54,23 persen warga menonton jalannya debat, dengan rincian 35,59 persen mengikuti secara penuh dan 18,64 persen hanya menonton sebagian.

Sementara itu, 45,77 persen responden tidak menonton, namun sepertiga di antaranya (33,05 persen) tetap memperoleh informasi dari keluarga atau kerabat.

Mayoritas responden menilai kemampuan komunikasi para kandidat cukup baik (63,56 persen), bahkan 27,97 persen menganggap sudah sangat baik.

Lima isu yang dinilai paling dikuasai kandidat mencakup lapangan kerja, ekonomi dan investasi, pendidikan, tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik, dan kesehatan.

Dari temuan tersebut, persoalan ekonomi dan peluang kerja disebut menjadi topik yang paling menarik perhatian pemilih di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini.

“Debat menjadi momen penting bagi kandidat untuk menunjukkan visi, misi, dan kapasitasnya. Terbukti, 50,85 persen responden menilai debat sangat berpengaruh terhadap pilihan mereka, sementara 44,07 persen menyebut cukup berpengaruh,” kata Divo, Kamis (14/8/2025).

Dengan waktu kurang dari dua pekan menuju hari pencoblosan, hasil survei ini mencerminkan dinamika politik lokal.

Besarnya proporsi pemilih yang menganggap debat memengaruhi pilihan menegaskan bahwa panggung debat masih menjadi arena strategis bagi kandidat untuk mengunci dukungan. (Bangkapos.com/Andini)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved