Berita Viral
Kabar Keluarga Diberi Rumah Mencuat Usai Prada Lucky Tewas Dianiaya, Bertemu Pangdam IX/Udayana
Keluarga Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23) dikabarkan mendapatkan rumah di tengah kasus kematian anaknya yang masih bergulir.
BANGKAPOS.COM - Keluarga Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23) dikabarkan mendapatkan rumah di tengah kasus kematian anaknya yang masih bergulir akibat penganiayaan oleh 20 senior di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebanyak 20 orang senior telah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan yang menyebabkan Prada Lucky meninggal dunia dengan sejumlah luka tidak wajar di tubuhnya.
Prada Lucky Namo yang bertugas di Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere (Yonif TP 834/WM) Kabupaten Nagekeo, NTT meninggal dunia pada Rabu (6/8/2025).
Baca juga: Akhir Karier Letda Inf Thariq Singajuru Buntut Tewasnya Prada Lucky, Aniaya Korban Pakai Selang
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menyebutkan salah satu tersangka yang terlibat adalah seorang perwira.
Perwira itu merupakan Komandan Pleton di satuan tempat Lucky bertugas, yakni Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) 834 Waka Nga Mere Nagekeo, NTT.
"Iya. Danton. Letda (letnan dua)," kata Wahyu saat dikonfirmasi, Selasa (12/8/2025) dilansir Bangkapos.com dari SuryaMalang.com.
Baca juga: Sosok Letda Inf Thariq Singajuru di Kasus Prada Lucky Tewas, Perwira TNI Terancam 10 Tahun Penjara
Kata Wahyu, perwira tersebut diduga dengan sengaja memberi kesempatan kepada bawahannya untuk melakukan kekerasan.
Kabar Keluarga Diberi Rumah
Keluarga almarhum Prada Lucky Namo dipanggil Makorem 161 Wirasakti pada Selasa (12/8/2025) pagi sampai siang hari.
Dari informasi yang dihimpun Pos-Kupang.com (grup suryamalang), menyebutkan keluarga Prada Lucky Namo dipanggil untuk diberi peneguhan dan permintaan untuk menyerahkan kasus kepada institusi terkait.
Akan tetapi keluarga tidak dibawa ke Markas Korem 161 Wirasakti Kupang, namun justru diajak ke salah satu perumahan di Kabupaten Kupang untuk bertemu Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto.
Baca juga: Akhir Karier Letda Inf Thariq Singajuru Buntut Tewasnya Prada Lucky, Aniaya Korban Pakai Selang
Informasinya, Mayjen Piek Budyakto ingin menyerahkan satu unit rumah kepada keluarga Prada Lucky Namo.
Apa Alasannya?
Kabarnya, pemberian rumah itu untuk memenuhi niat Prada Lucky semasa aktif menjadi anggota TNI.
Sebelumnya ibu Prada Lucky, Sepriana Paulina Mierpey sempat cerita putranya yang akan berulang tahun bulan depan, bakal memberi hadiah untuknya sebuah rumah.
| 2 Korban Dugaan Kiai Cabul di Pati Cabut Pengakuan |
|
|---|
| Deretan Kelakuan Cabul Ashari Pengasuh Ponpes di Pati, Istri Pengikutnya juga Disikat |
|
|---|
| Kasat Reskrim Tunggu Ashari Pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo Hari Ini, Jika Tak Datang Akan Ditangkap |
|
|---|
| Mencuat Tawaran Uang Rp 400 Juta Untuk Kuasa Hukum Santriwati Korban Pencabulan di Pati |
|
|---|
| Kronologi Nenek 60 Tahun Tewas Dibunuh, Aksi Terekam CCTV, Satu Pelaku Wanita Mantan Menantu Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250811-20-Anggota-TNI-jadi-Tersangka-Kasus-Kematian-Prada-Lucky.jpg)