Berita Viral

Sosok Bripda MA, Polisi di Banten Lempar Helm ke Pelajar, Jatuh dari Motor dan 3 Hari Masih Koma

Sosok Bripda MA polisi di Banten yang melempar helm ke pelajar sampai jatuh dari motor dan koma viral.

Penulis: Rusaidah | Editor: Rusaidah
KOMPAS.com/Nurwahidah
POLISI LEMPAR HELM- Ilustrasi polisi - Bripda MA polisi di Banten melempar helm ke arah pengendara motor yang merupakan seorang pelajar SMK. Akibatnya, korban pun terjatuh dari motor dan koma.  

BANGKAPOS.COM - Sosok Bripda MA polisi di Banten yang melempar helm ke pelajar sampai jatuh dari motor dan koma viral.

Adapun Bripda MA polisi di Banten melempar helm ke arah pengendara motor yang merupakan seorang pelajar SMK bernama VA (16).

Buntut aksi tersebut, VA hingga kini masih koma di ruang ICU RSUD Banten usai terjatuh dari motor akibat lemparan helm oknum polisi tersebut.

Baca juga: Misteri Tewasnya Brigadir Esco dengan Jeratan di Leher, Warga Tak Cium Bau Busuk, Hilang 5 Hari

Paman korban, Andi, mengungkapkan kondisi keponakannya sangat parah dengan luka di kepala dan wajah.

“Dagu robek, bagian kepala belakang pecah sudah ke pembuluh darah, sama kaki luka-luka,” ujar Andi dilansir Bangkapos.com dari Tribun Jateng, Rabu (27/8/2025).

Ia menambahkan, kondisi VA belum menunjukkan perkembangan sejak dirawat.

Baca juga: Hasil Autopsi Brigadir Esco, Indikasi Kekerasan di Leher, Istri Tak Lapor Intel Polisi Hilang 5 Hari

“Kondisi masih koma, masih dirawat di ICU, sudah 3 hari ini belum ada perkembangan,” katanya.

Kasus ini mendapat perhatian Bidpropam Polda Banten.

Kabid Propam Polda Banten Kombes Pol Murwoto menjelaskan peristiwa terjadi saat patroli Maung Presisi Dit Samapta menerima laporan adanya balapan liar di kawasan KP3B, Serang.

“Sekira pukul 02.15 WIB Personel Dit Samapta Polda Banten yang sedang melaksanakan patroli mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di sekitar KP3B terdapat anak muda yang sedang melakukan balap liar,” ujar Murwoto.

Baca juga: Alvian si Polisi Bakar Lalu Bunuh Pacarnya Putri Apriyani, Ini Motif dan Nasibnya Sekarang

Saat pengejaran, seorang anggota bernama Bripda MA melempar helm ke arah pengendara motor.

“Sekira pukul 02.45 WIB kendaraan roda dua yang menuju arah tim 2 tidak menyalakan lampu utama. Kaget melihat petugas yang sudah berada di badan jalan sehingga salah satu personel patroli Bripda MA refleks melemparkan helm diduga mengenai pengendara tersebut yang diketahui bernama VA,” jelasnya.

Murwoto menyebut insiden tidak terekam CCTV karena posisi kamera tidak menjangkau lokasi jatuhnya korban.

Motor Korban Tak Sesuai Standar

Ia juga menyinggung motor korban yang dianggap tidak sesuai standar pabrikan.

“Knalpot brong, tidak ada lampu, memakai ban cacing, seperti spek drag race. Korban saat itu juga tidak memakai helm,” ujarnya.

Polda Banten mengaku sudah menemui keluarga korban, menanggung biaya perawatan, dan menempatkan Bripda MA dalam pemeriksaan Propam.

Nasib Bripda L

Kasus lainnya, begini nasib Bripda L, polisi yang menganiaya pacar usai terciduk masih berhubungan dengan mantannya.

Bripda L memukuli kekasihnya sampai mengalami luka lebam setelah didapati masih berhubungan dengan mantan pacarnya.

Kini polisi arogan itupun telah diamankan dan ditahan di penempatan khusus (patsus) Bidang Propam Polda Sulawesi Tenggara (Sultra). 

Dimana nasib malang dialami AR seorang gadis pacar polisi berinisial Bripda L.

Sudah memergoki kekasihnya berhubungan dengan mantan, namun ia justru dipukuli Bripda L.

Tak terima dengan perlakuan itu, AR kemudian melapor ke Polres Konawe Utara, tempat Bripda L bertugas.

Kini Bripda L pun ditahan.

Ia dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap kekasihnya, AR (25), hingga menyebabkan luka lebam.

Dugaan penganiayaan ini dipicu oleh pertengkaran akibat rasa cemburu.

Korban, AR, mengaku emosi setelah mendapati Bripda L masih berkomunikasi dengan mantan pacarnya.

AR menuturkan, cekcok bermula saat ia dan Bripda L sedang berada di salah satu kafe di Kendari pada Jumat (23/8/2025) dini hari.

“Saat nongkrong di kafe, saya mendapati dia sedang membuka blokiran WhatsApp dan media sosial mantan pacarnya,” ungkap AR saat dikonfirmasi, Selasa (26/8/2025).

Pertengkaran keduanya berlanjut hingga mereka pulang ke kediaman Bripda L di sebuah perumahan di Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

"Karena dua kali saya dapati pacar saya masih chatingan dengan mantannya.

Saya tidak tahu apa isi chatnya, karena sudah dihapus," tuturnya.

Kemudian korban menanyakan hal itu, namun malah balik dimarahi oknum polisi tersebut.

Dan berlanjut dianiaya, wajah, lengan dan punggung korban mengalami luka lebam.

"Dia pukul pakai tangan di wajah dan bibir serta menginjak punggung saya sehingga luka lebam.

Setelah itu saya diusir dari BTNnya," ujarnya.

Menanggapi laporan ini, Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Iis Kristian, memastikan Bripda L sudah diamankan.

Dan saat ini, pelaku ditempatkan di penahanan khusus (patsus) Propam Polda Sultra.

“Terlapor sudah diamankan dan ditempatkan di patsus Propam.

Proses hukum berjalan sesuai prosedur dan transparan," ungkap Iis.

(Bangkapos.com, TribunJateng.com)

 

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved