Tak Disangka Ini Sosok Pengintai Kacab Bank Sebelum Diculik dan Dibunuh, Polisi: Peran Krusial

Polisi berhasil menangkap RS, pelaku pengintaian dalam kasus penculikan dan pembunuhan Kacab Bank BUMN di Pasar Rebo. Perannya krusial

Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
Tribunnews.com/Reynas Abdila
PENGINTAI- Tim Gabungan Jatanras Polda Metro Jaya dan Resmob Polrestabes Semarang menangkap pelaku pengintai inisial RS terhadap Kepala Cabang (Kacab) Bank BUMN Mohamad Ilham Pradipta (37). RS ditangkap di Jalan Handayani, Sendangrejo, Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (24/8/2025). 

Saat hendak masuk ke mobilnya, ia diculik sejumlah orang tak dikenal (OTK) dan dibawa secara paksa menggunakan mobil pelaku.

Beberapa hari kemudian, jasad korban ditemukan di sebuah kebun kosong di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi. Kondisinya mengenaskan, telungkup dengan kemeja terangkat.

PEMBUNUHAN KACAB BANK - Kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) Bank BUMN, Muhammad Ilham Pradipta mendapat sorotan eks Kabareskrim, Susno Duadji. Susno menduga  motif Dwi Hartono melakukan pembunuhan Ilham Pradipta karena dendam pribadi.
PEMBUNUHAN KACAB BANK - Kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) Bank BUMN, Muhammad Ilham Pradipta mendapat sorotan eks Kabareskrim, Susno Duadji. Susno menduga motif Dwi Hartono melakukan pembunuhan Ilham Pradipta karena dendam pribadi. (Tribunnews.com, Instagram Dwi Hartono)

Ada orang dekat

Mantan Kabareskrim Polri, Susno Duadji, menyoroti kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) Bank BUMN, Muhammad Ilham Pradipta.

Polda Metro Jaya sejauh ini telah menangkap 15 orang tersangka, termasuk pengusaha asal Jambi, Dwi Hartono.

Namun, hingga kini polisi belum membeberkan motif pasti di balik aksi sadis yang merenggut nyawa Ilham.

Menurut Susno Duadji, motif Dwi Hartono dalam kasus ini bukan soal urusan kredit fiktif, melainkan dendam pribadi.

Sebelumnya, publik sempat menduga penculikan dan pembunuhan Ilham Pradipta terkait kasus kredit fiktif.

Kredit fiktif sendiri merupakan tindak pidana perbankan berupa pengajuan pinjaman dengan data atau identitas palsu, di mana pelaku tidak berniat mengembalikan pinjaman.

Isu ini makin ramai setelah wajah Dwi Hartono beredar di media sosial dan banyak warganet yang mengenalinya.

Bahkan, salah satu akun TikTok menulis, "kredit fiktif si dugaannya."

Meski begitu, kepolisian menegaskan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, meminta publik bersabar.

Lantas seperti apa tanggapan

“Kami menerapkan prinsip kehati-hatian dan proporsional,” ujarnya.

Dalam analisisnya, Susno Duadji bahkan menyebut kemungkinan adanya orang dekat korban yang menjadi dalang pembunuhan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved