Kamis, 16 April 2026

Advetorial

Direksi Baru BPJS Kesehatan Jawab Kebutuhan Peserta dengan Luncurkan 8 Program Andalan

Salah satu inovasi yang dikembangkan dalam Quick Wins Respons Cepat Solutif adalah Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) 24 jam

Editor: Hendra
Dokumentasi/BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan melakukan inovasi untuk membantu peserta JKN dengan melaunching program Quick Wins Respons Cepat Solutif adalah Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) 24 jam. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Direksi BPJS Kesehatan periode 2026–2031 memberikan perhatian khusus terhadap kebutuhan peserta Program JKN untuk memperoleh respons yang cepat dan solutif saat menghadapi kendala di lapangan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran delapan Program Quick Wins yang ditargetkan dapat diselesaikan dalam 100 hari kerja pertama kepemimpinan Direksi BPJS Kesehatan yang baru.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengatakan bahwa delapan program Quick Wins tersebut terbagi menjadi dua kelompok utama, yakni empat Program Customer Centric dan empat Program Collaborative.

“Program Customer Centric kami kembangkan secara khusus untuk mengakomodir kebutuhan fundamental peserta JKN yang dirumuskan dengan menjaring aspirasi masyarakat. Harapan masyarakat sama, yaitu bisa direspons dengan cepat dan solutif apabila mereka menemui masalah saat mengakses layanan administrasi atau layanan kesehatan. Secara paralel, Program Collaborative juga dijalankan untuk memperluas jangkauan layanan terintegrasi, sehingga melibatkan sinergi dengan berbagai stakeholders dalam implementasinya,” jelas Pujo pada Rabu (15/04).

Adapun 4 Program Customer Centric tersebut meliputi: 1) Respons Cepat Solutif, 2) Iuran Kuat, 3) Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda, dan 4) Eliminasi Inefisiensi. 

Langkah Respons Cepat Solutif difokuskan untuk menangani keluhan peserta JKN terhadap pelayanan BPJS Kesehatan atau mitranya, sekaligus meningkatkan jangkauan komunikasi hingga ke pedesaan.

Quick Wins ini juga merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung salah satu poin asta cita Presiden Prabowo, yakni memperkuat pembangunan SDM yang salah satunya melalui kesehatan. Program JKN sudah memberikan dampak yang luar biasa bagi masyarakat Indonesia, ada banyak orang yang sudah merasakan manfaat kehadirannya. Oleh karena itu, kami mohon dukungan segenap pihak untuk bersama-sama mengawal Program JKN ini supaya bisa berjalan semakin baik lagi,” ujar Pujo usai acara Launching PANDAWA 24 Jam dan Quick Wins 100 Hari Kerja Pertama tersebut.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menambahkan bahwa salah satu inovasi yang dikembangkan dalam Quick Wins Respons Cepat Solutif adalah Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) 24 jam.

Jika dahulu peserta JKN hanya bisa mengakses PANDAWA pada 08.00–17.00 waktu setempat, maka kini masyarakat bisa mengakses PANDAWA dengan chat ke nomor WhatsApp 08118165165 selama 24 jam penuh.

“Di samping layanan PANDAWA 24 jam, kami juga berkomitmen menghadirkan layanan prioritas dengan standar waktu layanan kurang dari 5 menit. Kami menjamin untuk layanan-layanan prioritas ini akan direspons dalam waktu kurang dari 5 menit oleh petugas PANDAWA. Ini adalah standar baru layanan cepat yang kami persembahkan bagi peserta JKN,” ungkap Akmal.

Layanan prioritas yang dimaksud mencakup tiga hal. Pertama, penambahan anggota keluarga bagi peserta bayi baru lahir PBI JK, pegawai swasta/BUMN/BUMD, PNS/TNI/POLRI, dan pensiunan/veteran.

Kedua, pengaktifan kembali status kepesertaan JKN bagi anak usia di atas 21 tahun yang masih kuliah, peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) nonaktif yang berpindah segmen menjadi peserta mandiri, dan WNI yang kembali dari luar negeri.

Ketiga, perubahan atau perbaikan data berupa golongan dan gaji PNS/TNI/POLRI, nomor handphone, dan perubahan identitas (NIK, KK, tanggal lahir, dan alamat).

“Indonesia sudah masuk ke arah digital welfare state. Artinya layanan publik ke depan bisa bergerak dari reaktif menjadi proaktif. Layanan publik yang cepat dan solutif menjadi yang utama, digitalisasi membantu kita melawan inefisiensi waktu. PANDAWA 24 jam merupakan arah besar transformasi digital nasional,” kata Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, yang hadir dalam acara tersebut.

Sementara itu, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, mengatakan bahwa akses layanan kesehatan yang mudah dan responsif merupakan fondasi utama membangun kualitas SDM.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved