Kamis, 16 April 2026

2 Guru Besar dan 3 Lektor Kepala Calon Rektor IAIN SAS Babel Ikuti Fit and Proper Test

Sebanyak lima orang calon Rektor IAIN SAS Babel mengikuti tahapan uji kelayakan tersebut bersamaan dengan IAIN Curup dan IAIN Bone

|
Istimewa/ IAIN SAS Babel/Ade Mayasanto
2 Guru Besar dan 3 Lektor Kepala Calon Rektor IAIN SAS Babel Ikuti Fit and Proper Test di Komisi Seleksi Pusat di Hotel Luminor Pecenongan, Jakarta Pusat, Selasa-Kamis (14-16/4/2026) 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Tahapan pemilihan Rektor IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung periode 2026-2030 masih terus berlangsung dan telah memasuki tahapan fit and proper test atau Wawancara oleh Komisi Seleksi (Komsel) pusat, sebelum pengajuan nama calon Rektor kepada Menteri Agama. 

Tahap uji kepatutan dan kelayakan berlangsung Selasa sampai Kamis, 14-16 April 2026 di Hotel Luminor Pecenongan, Jakarta Pusat.

Sebanyak lima orang calon Rektor IAIN SAS Babel mengikuti tahapan uji kelayakan tersebut bersamaan dengan IAIN Curup dan IAIN Bone.

Adapun kelima calon Rektor IAIN SAS Babel yang diundang mengikuti fit and proper test itu adalah Dr. Noblana Adib, M.Pd.I, MA (Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat), Dr. H. Suparta, M.Ag (Kepala LP2M), Dr. H. Iskandar, M.Hum (Dekan FSEI), Prof. Dr. Hadarah, M.Ag (Direktur Pascasarjana), dan Prof. Dr. H. Janawi, M.Ag. (Guru Besar Ilmu Pendidikan Islam).

Calon Rektor diminta untuk mempresentasikan visi dan misi untuk pengembangan IAIN SAS Bangka Belitung kedepan di hadapan 7 orang penguji yaitu Dirjen Pendis, Sekjen Kemenag RI, Inspektur Jenderal Kementerian Agama, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam dan Unsur Perguruan Tinggi mewakili Ormas yang ditugaskan oleh Menteri Agama kemudian dilakukan pendalaman oleh penguji. 

Kepala Biro AUAK sekaligus Ketua Panitia Penjaringan Rektor IAIN SAS Babel, Dr. H. Yayat Supriyadi, M.Si berharap semua tahapan berjalan lancar.

"Fit and proper test dilaksanakan oleh Komisi seleksi pusat. Masing-masing calon diberikan kesempatan untuk memaparkan visi, misi serta program kerja unggulan yang akan dijalankan apabila terpilih sebagai rektor,"ujarnya.

Selain pemaparan program, para kandidat juga diuji melalui sesi tanya jawab yang mendalam.

Materi yang diujikan mencakup tata kelola perguruan tinggi, penguatan tridharma, transformasi digital hingga strategi peningkatan daya saing global. Tidak hanya itu, aspek integritas, kepemimpinan dan kemampuan manajerial juga menjadi fokus penilaian.

Senada dengan Kabiro AUAK, Rektor IAIN SAS Babel, Prof. Dr. Irawan, M.S.I mengatakan terkait kontestasi pemilihan rektor,

Rektor IAIN SAS saat ini memberikan support dan motivasi kepada seluruh calon rektor, kelima-limanya merupakan koleganya selama menjabat sebagai rektor.

Ia mengaku ingin memberikan kesempatan kepada dosen lain untuk menjadi Rektor kedepan untuk mengabdi membangun IAIN SAS di masa yang akan datang dengan semangat baru dan pencapaian yang lebih baik lagi untuk kemajuan kampus Hijau.

“Saya bersyukur karena tidak nampak suasana kompetisi di antara mereka, yang ada hanya suasana kontestasi. Mereka sedang menjemput takdir, siapapun yang terpilih mari kita dukung untuk kemajuan IAIN SAS di masa yang akan datang," tutupnya (*/E1)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved