Rabu, 10 Juni 2026

Dinda Rembulan Minta Menteri UMKM Perhatikan Gen Z

Dinda Rembulan meminta Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar memberi perhatian pada pelaku usaha dari kalangan Gen Z atau anak-anak muda

Tayang:
Dok istimewa
Senator asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dinda Rembulan Emron 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Senator asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Dinda Rembulan Emron meminta Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman agar memberi perhatian pada pelaku usaha dari kalangan Gen Z atau anak-anak muda. 

Menurut Dinda, semangat berusaha di kalangan anak-anak muda cukup tinggi tetapi belum tersentuh maksimal program pembinaan dari pemerintah.

“Salah satu kendala anak-anak muda ini adalah permodalan.  Mereka tidak punya agunan untuk mengajukan pinjaman, tidak memiliki histori kredit bahkan ada yang tidak bisa mengakses informasi tentang fasilitas atau program pembinaan dari pemerintah,” kata Dinda dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komite IV DPD RI dengan Kementerian UMKM di DPD RI, Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (09/06/2026).

Dinda mengatakan beberapa fasilitas pinjaman modal pemerintah untuk UMKM, lebih menyasar kaum ibu daripada anak-anak muda.  Akibatnya pelaku UMKM dari kalangan anak muda menjadi segmen yang tersisih dari program pembinaan pemerintah.  

Mereka punya semangat dan kreativitas, tetapi tidak tahu cara mengembangkan dengan memperluas pasar dan peningkatan kualitas produk.
Kata Dinda, di Bangka Belitung pembinaan pelaku UMKM dari anak-anak muda adalah salah satu pilihan strategis untuk meningkatkan pertumbuhan di tengah ekonomi Babel yang terpuruk akibat perubahan tata kelola tambang timah.  

“Banyaknya penambang rakyat yang berhenti beroperasi karena ada penertiban, maka UMKM menjadi sektor yang diandalkan untuk menggerakkan ekonomi Bangka Belitung,” kata Dinda.

Menceritakan pengalamannya berkumpul dengan Gen Z saat reses, Dinda mengungkap para Gen Z ini tidak tahu dimana mendapatkan informasi tentang program pembinaan UMKM. Kalaupun tahu, tetapi informasinya tidak utuh dan cenderung menghindar dari program-program tersebut.  

Dalam jawabannya, Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan pihaknya menyediakan banyak fasilitas dan program untuk pembinaan UMKM berbasis potensi daerah.  Melalui SAPA UMKM, pengusaha UMKM dapat mengakses berbagai layanan secara terintegrasi, mulai dari tahap pra produksi hingga pasca produksi, melalui satu akses dalam satu platform layanan digital.

Ekosistem Layanan Terpadu  menyediakan akses permodalan, pemasaran dan marketplace, sertifikasi produk dan usaha peningkatan kapasitas SDM berupa pendampingan & pelatihan.

“Semua itu kita sediakan untuk semua pengusaha UMKM dari berbagai segmen, termasuk anak-anak muda," kata Maman.

Di akhir RDP itu, Kementerian UMKM dan Komite IV DPD RI bersepakat berkolaborasi dalam mensosialiasikan program pembinaan UMKM di daerah masing-masing. (*/E0)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved