Berita Bangka Selatan
Dinsos PPPA Bangka Selatan Inventarisasi Kerugian Akibat Angin Puting Beliung
Sumindar memaparkan, berdasarkan pendataan yang dilakukan mayoritas rumah rusak pada bagian atapnya usai disapu angin.
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Hendra
BANGKAPOS.COM, BANGKA – Tiga rumah warga di Kabupaten Bangka Barat rusak akibat terkena hujan deras disertai angin kencang yang terjadi Kamis (4/7/2024) sore kemarin.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bangka Selatan, Sumindar bilang, setidaknya terdapat tiga titik lokasi rumah warga rusak akibat angin kencang.
Masing-masing tersebar di dua wilayah di Kecamatan Toboali.
Satu rumah di Kelurahan Tanjung Ketapang, satu rumah di Dusun Temayang dan satu rumah di Dusun SP C Sido Makmur, Desa Rias.
“Berdasarkan catatan yang masuk ke kita dan laporan bahwa pada hari ini terjadi peristiwa angin puting beliung. Ada pada tiga titik yaitu di Tanjung Ketapang, Temayang dan Desa Rias,” kata dia kepada Bangkapos.com, Jumat (5/7/2024).
Sumindar memaparkan, berdasarkan pendataan yang dilakukan mayoritas rumah rusak pada bagian atapnya usai disapu angin.
Walaupun demikian, kerusakan masih tergolong ringan di mana hanya dua sampai tiga keping asbes yang mengalami kerusakan.
Bahkan usai peristiwa itu terjadi banyak masyarakat secara mandiri melakukan pergantian atap rusak.
Sebagian juga telah diinventarisasi guna diberikan bantuan penggantian atap oleh dinas sosial.
Sementara untuk korban jiwa dalam peristiwa itu tercatat sebanyak empat orang. Satu orang di Kelurahan Tanjung Ketapang mengalami luka pada bagian kaki karena terkena pecahan atap.
Sedangkan tiga orang lain merupakan satu orang keluarga, yakni Acen, Ayin dan anaknya.
Mereka mengalami luka berat di bagian kepala usai tertimpa pohon tumbang saat melintas di Jalan Temayang.
“Kalau warga di Kelurahan Tanjung Ketapang mengalami luka ringan dan sudah kita lakukan ke rumah sakit. Untuk korban lain, khususnya kejadian di luar rumah berupa pohon tumbang sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD-Red) Bangka Selatan,” jelas Sumindar.
Mengingat Kabupaten Bangka Selatan masuk ke dalam daerah rawan bencana hidrometeorologi lanjut dia, pihaknya turut mengajak masyarakat agar berpartisipasi aktif mengawasi lingkungan sekitar.
Utamanya jika di lingkungan rumahnya terdapat pohon yang sudah mulai rindang, sesegera mungkin dilakukan pemangkasan.
| Pemkab Basel Siap Tindaklanjuti 70 Rekomendasi DPRD dari LKPJ 2025 |
|
|---|
| DPRD Bangka Selatan Sampaikan 40 Catatan Perbaikan untuk Pemda, Kesejahteraan hingga Infrastuktur |
|
|---|
| Pansus II DPRD Bangka Selatan Beberkan 21 Rekomendasi ke Pemkab untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi |
|
|---|
| Evaluasi LKPJ Bupati 2025, DPRD Bangka Selatan Soroti Belanja Pegawai Hampir Mencapai 50 Persen APBD |
|
|---|
| Batasi Plastik Sekali Pakai, Pemkab Bangka Selatan Imbau Warga Bawa Wadah Sendiri Ketika Belanja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Petugas-membersihkan-kayu-tumbang-di-jalan.jpg)