Berita Pangkaipinang
Dari Bangka ke Pulau Belitung, Fenomena Warga Serbu Beras Murah, Rela Antre dan Datang Pagi
Fenomena warga membeli beras murah tidak hanya terjadi di Pulau Bangka namun dirasakan pula sampai ke Pulau Belitung.
Harga beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Belitung dipastikan tetap stabil di angka Rp13.100 per kilogram.
Kepastian ini disampaikan Pimpinan Perum Bulog Cabang Belitung, Syahrianza Rahman, meskipun pemerintah pusat telah menetapkan kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium menjadi Rp14 ribu per kilogram.
“Untuk HET baru memang naik menjadi Rp14 ribu per kilogram, tapi untuk SPHP tetap mengacu pada harga lama,” jelas Syahrianza, Sabtu (30/8/2025).
Ia menegaskan, kebijakan harga beras SPHP tetap mengacu pada petunjuk teknis, yakni Rp13.100 per kilogram.
Dengan demikian, baik stok lama maupun stok baru Bulog tidak terdampak perubahan HET.
Sebagai informasi, kenaikan HET beras medium tertuang dalam Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Nomor 299 Tahun 2025 yang diteken pada 22 Agustus 2025.
Dalam aturan itu, HET resmi naik menjadi Rp14 ribu per kilogram.
Dengan kondisi ini, masyarakat masih bisa mendapatkan beras SPHP dengan harga terjangkau sesuai ketentuan pemerintah.
Suryanti, warga Tanjungpandan, mengaku senang harga beras SPHP tetap stabil.
Menurutnya, selain terjangkau, kualitas beras tersebut sesuai untuk kebutuhan sehari-hari.
“Kalau bisa jangan naik untuk SPHP, karena saya rasa beras ini sudah jadi pilihan masyarakat,” ujarnya.
(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra, Adi Saputra, Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.