Rabu, 29 April 2026

Kakek Diterkam Buaya di Persawahan

Polsek Payung Minta Petani Sawah dan Masyarakat Waspada Serangan Buaya

Peringatan tersebut dikeluarkan pasca seorang kakek bernama Akat (60) warga Desa Sumber Jaya Permai, Kecamatan Pulau Besar tewas

Istimewa/ dok Polsek Payung
EVAKUASI -- Aparat kepolisian dari Polsek Payung ketika melakukan evakuasi korban serangan buaya di areal persawahan BPTP Desa Batu Betumpang, Selasa (16/9/2025). Korban bernama Akat (60) dinyatakan meninggal dunia karena luka pada bagian perut.  

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Kepolisian Sektor Payung, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta masyarakat agar senantiasa waspada terhadap serangan binatang buas, khususnya buaya

Peringatan tersebut dikeluarkan pasca seorang kakek bernama Akat (60) warga Desa Sumber Jaya Permai, Kecamatan Pulau Besar tewas usai bergelut dengan seekor buaya. Predator ganas yang menyerang petani padi itu berukuran mencapai tiga meter lebih.

Kapolsek Payung, Iptu Marto Sudomo mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Terutama bagi warga yang bekerja sebagai petani padi di Kecamatan Pulau Besar dan yang tinggal di bantaran sungai. Sebab, perairan sungai dan rawa menjadi habitat utama buaya.

Masyarakat penting berhati-hati saat melakukan aktivitas di sungai apalagi di waktu yang minim penerangan.

“Kami mengimbau petani dan masyarakat untuk waspada dengan adanya serangan buaya di areal persawahan BPTP Desa Batu Betumpang,” ujar dia kepada Bangkapos.com, Selasa (16/9/2025).

Marto Sudomo mengungkapkan kemunculan buaya di areal persawahan bisa menjadi ancaman serius bagi warga yang sering beraktivitas di sekitar perairan.

Buaya biasanya makin agresif saat musim kawin. Selain itu, buaya makin sering muncul di perairan diduga karena kelaparan akibat sumber makanan di habitatnya makin sulit didapat.

Meski buaya tersebut kini tidak lagi terlihat di permukaan, kepolisian menduga hewan buas itu masih berada di dalam sungai.

Warga tetap diminta untuk tidak mendekat atau beraktivitas di sekitar lokasi hingga situasi benar-benar aman. Terlebih buaya yang menyerang seorang petani sentra produksi padi di Kecamatan Pulau Besar berukuran hingga tiga meter.

“Bagi masyarakat yang beraktivitas di sawah agar menggunakan timba atau ember, bukan turun langsung ke sungai karena berbahaya,” kata Marto Sudomo.

Kakek Akat Tewas Diterkam Buaya

Seorang kakek bernama Akat (60) tewas usai diterkam buaya saat beraktivitas di areal persawahan miliknya di Desa Sumber Jaya Permai, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (16/9/2025).

Korban berhasil dievakuasi setelah terjadi aksi tarik-menarik antara rekan korban dengan buaya. Akibatnya, korban mengalami luka robek pada beberapa bagian tubuh dan dinyatakan meninggal dunia.

Kapolsek Payung, Iptu Marto Sudomo ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Peristiwa nahas itu terjadi di areal persawahan BPTP Desa Batu Betumpang sekitar pukul 11.42 Wib. Pihaknya menerima informasi bahasa warga Desa Sumber Jaya Permai diterkam buaya saat beraktivitas.

“Benar, korban dinyatakan meninggal dunia akibat terkaman buaya,” kata dia kepada Bangkapos.com, Selasa (16/9/2025).

DITERKAM BUAYA -- Akat (60) warga Desa Sumber Jaya Permai ketika menjalani perawatan di Puskesmas Desa Batu Betumpang, Selasa (16/9/2025). Ia menjadi korban serangan buaya di areal persawahan BPTP Desa Batu Betumpang.
DITERKAM BUAYA -- Akat (60) warga Desa Sumber Jaya Permai ketika menjalani perawatan di Puskesmas Desa Batu Betumpang, Selasa (16/9/2025). Ia menjadi korban serangan buaya di areal persawahan BPTP Desa Batu Betumpang. (Istimewa/ dok Polsek Payung)
Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved