Berita Bangka Barat
Operasi Zebra 2025 Polres Bangka Barat Zero Kecelakaan, Teguran Capai 385
Sat Lantas Polres Bangka Barat mencatat tanpa kecelakaan lalu lintas selama Operasi Zebra Menumbing 2025, namun jumlah teguran melonjak ..
Penulis: Riki Pratama | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Polres Bangka Barat menggelar konferensi pers terkait hasil pelaksanaan Operasi Zebra Menumbing 2025 yang berlangsung pada 17–30 November 2025.
Dalam konferensi yang digelar Selasa (2/12/2025) siang di Kantor Sat Lantas Polres Babar, AKP Ramos Gapita Siregar didampingi Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso serta Kanit Gakkum Sat Lantas Bripka Fitrah menyampaikan bahwa tidak terjadi kecelakaan lalu lintas atau zero laka lantas selama operasi berlangsung di wilayah Bangka Barat.
Meski angka kecelakaan nihil, Sat Lantas Polres Bangka Barat mencatat adanya peningkatan signifikan pada jumlah teguran kepada pengendara. Pada 2024, jumlah teguran tercatat sebanyak 108 berkas, sedangkan pada 2025 meningkat menjadi 385 berkas, naik sekitar 277 persen.
Selain itu, jumlah razia kendaraan bermotor (ranmor) juga mengalami kenaikan. Pada 2024 terdapat enam kegiatan razia, sementara di 2025 meningkat menjadi delapan kegiatan.
AKP Ramos menjelaskan, selama Operasi Zebra angka kecelakaan lalu lintas nihil, disebabkan banyak faktor.
"Ini merupakan hasil dari peran serta masyarakat dalam mendukung pelaksanaan operasi tersebut. Kegiatan Operasi Zebra sendiri berlangsung selama 14 hari," kata Kasat Lantas Polres Bangka Barat AKP Ramos Gapita Siregar, kepada Bangkapos.com, Selasa (2/12/2025).
Namun demikian, menurut Ramos, kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas masih perlu ditingkatkan. Masih banyak pengendara yang tidak menggunakan helm, padahal sebelumnya sudah sering diimbau.
"Ketidakpatuhan ini berisiko menyebabkan cedera serius, seperti benturan kepala ke aspal saat terjadi kecelakaan," katanya.
Selain itu, kelengkapan kendaraan juga masih menjadi masalah. Banyak pengendara yang belum memasang pelat nomor.
"Hal ini menunjukkan masih kurangnya pemahaman mengenai pentingnya pelat nomor sebagai identitas kendaraan.
Jika kendaraan hilang, keberadaan pelat nomor memudahkan petugas dalam proses pencarian dan identifikasi, sehingga sangat penting untuk selalu dipasang," harapnya.
Selama operasi, Ramos mengayakan pohaknya mengedepankan penyuluhan dan edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
Selain edukasi, Sat Lantas juga melakukan pemantauan dan pengukuran pada beberapa titik rawan pelanggaran.
"Dari hasil kegiatan tersebut, jajaran Sat Lantas memberikan 385 teguran kepada pengendara yang masih ditemukan melanggar aturan lalu lintas," katanya.
Terpisah, Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, menegaskan keberhasilan ini merupakan wujud keseriusan Polres Bangka Barat dalam meningkatkan keamanan dan keselamatan berlalu lintas.
| Teh Tayu Jebus Resmi Kantongi Sertifikat IG, Warisan Tradisional Bangka Barat Siap Mendunia |
|
|---|
| Warga Dusun Belar Bangka Barat Sedekah Kampong, Adat Tahunan Mengusung Kearifan Lokal |
|
|---|
| APBD Babar Defisit Rp100 Miliar, Pemkab Disarankan Pungut Pajak Tanah Perkebunan Sawit |
|
|---|
| Remaja Pengedar Sabu Disergap Tengah Malam di Tempilang |
|
|---|
| Pendapatan Daerah Turun, DPRD Bangka Barat Minta Pemkab Cari Sumber Pajak Baru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20251202-Kasat-Lantas-Polres-Bangka-Barat-AKP-Ramos-Gapita-Siregar.jpg)