Minggu, 17 Mei 2026

Free Trade Zone Belinyu

Pelabuhan Internasional Belinyu Bisa Dongkrak Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja

Wacana pembangunan pelabuhan internasional di Belinyu mendapat dukungan DPRD Kabupaten Bangka. Keberadaan pelabuhan...

Tayang:
Bangka Pos
Bangka Pos Hari Ini, Senin (26/1/2025). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Anggota DPRD Kabupaten Bangka, Massuri, menyatakan dukungannya terhadap wacana Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk membangun pelabuhan bertaraf internasional di Belinyu, Kabupaten Bangka.

Menurutnya, keberadaan pelabuhan berskala internasional diyakini mampu menghidupkan kembali roda perekonomian kawasan utara Bangka sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

“Kalau pelabuhan internasional terwujud, dampaknya sangat besar bagi masyarakat Belinyu. Aktivitas ekonomi akan tumbuh kembali,” ujar Massuri kepada Bangkapos.com, Sabtu (24/1). 

Anggota DPRD Bangka dari Daerah Pemilihan IV Belinyu–Riau Silip itu menilai, pembangunan pelabuhan internasional akan memicu peningkatan mobilitas barang dan jasa.

Jalur-jalur transportasi yang terhubung langsung dengan Pelabuhan Belinyu diperkirakan akan semakin ramai dilalui kendaraan logistik.

Ia mencontohkan kawasan Jalan Lintas Timur Belinyu yang melewati sejumlah desa, seperti Gunung Muda, Lumut, Riau, hingga Silip, berpotensi berkembang seiring meningkatnya lalu lintas kendaraan besar. Kondisi tersebut dinilai akan mendorong tumbuhnya permukiman dan pusat-pusat ekonomi baru di sepanjang jalur tersebut.

“Kalau mobil-mobil besar sudah lewat situ, otomatis kawasan sekitar ikut berkembang. Masyarakat akan mulai membangun rumah, usaha kecil juga akan tumbuh,” katanya.

Selain mendorong aktivitas ekonomi, Massuri menegaskan bahwa pembangunan pelabuhan internasional akan berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja lokal. Ia menilai, kehadiran pelabuhan akan membuka peluang kerja, baik di sektor bongkar muat, jasa pendukung, hingga sektor informal.

“Paling tidak bisa mengurangi pengangguran. Lapangan kerja pasti terbuka, dan itu penting karena angka pengangguran di Bangka masih menjadi persoalan,” ujar politisi Partai Gerindra tersebut.

Massuri juga mengingatkan bahwa rencana pengembangan Pelabuhan Belinyu sejatinya telah muncul sejak beberapa periode kepemimpinan sebelumnya di Bangka Belitung. Karena itu, ia berharap wacana tersebut tidak kembali berhenti di tahap perencanaan.

“Siapa pun gubernurnya, rencana pembangunan Pelabuhan Belinyu bertaraf internasional ini harus kita dukung. Ini demi kepentingan masyarakat Belinyu dan Bangka secara umum,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini tengah menjajaki kerja sama investasi dengan pihak asing untuk mengembangkan Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu.

Melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera, pelabuhan tersebut diproyeksikan menjadi kawasan Free Trade Zone (FTZ) yang terintegrasi dengan kawasan industri.

Direktur PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera, Eka Mulya Putra, sebelumnya menyebutkan bahwa nilai investasi yang direncanakan mencapai sekitar Rp3 triliun. Proyek tersebut masih berada pada tahap penandatanganan nota kesepahaman serta pengurusan perizinan di tingkat pemerintah pusat.

“Skema yang disiapkan adalah pelabuhan FTZ yang terintegrasi dengan kawasan industri. Dampaknya diharapkan dapat meningkatkan perekonomian daerah dan membuka lapangan kerja,” kata Eka.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved