Senin, 4 Mei 2026

Berita Bangka Tengah

Kejari Bangka Tengah Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Jajaran Kejaksaan Negeri Bangka Tengah menegaskan komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel...

Tayang:
Istimewa/ Kejaksaan Negeri Bangka Tengah
PAKTA INTEGRITAS -- Penandatanganan pakta integritas dalam Apel Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM yang digelar jajaran Kejaksaan Negeri Bangka Tengah bertempat di Halaman Kantor Kejaksaan, Kamis (19/2/2026). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jajaran Kejaksaan Negeri Bangka Tengah menegaskan komitmennya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui Apel Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Kamis (19/2/2026).

Kegiatan yang digelar di halaman kantor Kejari Bangka Tengah itu dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Tengah, Abvianto Syaifulloh. Ia menyebut apel pencanangan merupakan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel serta berorientasi pada pelayanan publik yang prima.

"Apel pencanangan pembangunan zona integritas ini juga untuk memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme dan berkomitmen menjauhi praktik korupsi, kolusi dan nepotisme," ujar Abvianto.

Untuk itu Abvianto mengintruksikan seluruh elemen Kejaksaan Negeri Bangka Tengah agar bahu membahu untuk mendukung Kejaksaan Negeri Bangka Tengah dalam meraih WBK dan WBBM tersebut.

"Hal ini penting karena sekaligus bisa memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang professional, berintegritas dan melayani," sebutnya.

Ia menerangkan, agenda ini ditandai dengan penyematan selempang kepada Agen Perubahan, Duta pelayanan dan Duta Media Sosial sebagai role model dalam pelaksanaan reformasi birokrasi.

"Apel dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas komitmen bersama oleh seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Bangka Tengah, sebagai simbol keseriusan dalam mewujudkan perubahan nyata serta tanggungjawab moral seluruh pegawai dalam menolak segala bentuk perbuatan tercela," tuturnya. (Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)

 

 

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved